LS Simanullang
Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Kristen Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN MAKANAN TRADISIONAL KHAS SUKU BATAK TOBA LAPET SEBAGAI BENTUK PENDEKATAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI LS Simanullang; A Septiani; N Nadilla
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Batak Toba memiliki cemilan manis khas tradisional yaitu Lapet. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan mendeskripsikan biodiversitas yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan Lapet kemudian menghubungkan kajian biodiversitas tersebut dengan makanan tradisional khas Suku Batak Toba yaitu Lapet dan membahas ragam jenis, metode pembuatan Lapet, aspek kimia serta kandungan yang terdapat pada Lapet, iloso i Lapet dan nilai kependidikan, dan pendekatan budaya dan kearifan lokal lapet pada pembelajaran biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapet dibuat dari tepung beras, kelapa parut, dan dibungkus menggunakan daun pisang. Lapet juga memiliki jenis-jenis berdasarkan variasi tepung beras, cara memasak, dan penggunaan daun pisang sebagai pembungkusnya dan memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan protein yang cukup. Lapet memiliki nilai iloso i yang hangat dan mengandung harapan bagi masyarakat. Selain itu, Lapet juga dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk pendekatan budaya dan kearifan lokal pada pembelajaran biologi melalui kegiatan konservasi biologi.
PEMANFAATAN RUMAH YUYU (Gecarcinucoidea) OLEH MASYARAKAT DESA DIMORO DENGAN KAJIAN KEARIFAN LOKAL DAN BUDAYA A Septiani; N Nadilla; LS Simanullang
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melestarikan kearifan lokal dan buaya dalam pembentukan karakter bangsa dapat dilakukan melalui pendidikan. Kearifan lokal pengandung banyak nilai pendidikan, terutamanya pendidikan tentang lingkungan hidup. Masyarakat Desa Dimoro memanfaatkan tanah rumah Yuyu untuk mengurangi rasa pahit daun pepaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Rumah Yuyu juga termasuk tanah liat yang jika direbus bersamaan dengan daun pepaya akan membentuk sifat koloidal. Tanah rumah Yuyu memiliki fraksi negatif. Muatan listrik positif akan tertarik oleh listrik yang bermuatan negatif. Berkurangnya kandungan alkaloid karpain dalam daun pepaya disebabkan oleh peristiwa absorbsi ini. Oleh karena itu, rasa pahit pada daun papaya dapat berkurang.