Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI AUDIT OPERASIONAL UNTUK MENILAI EFISIENSI DAN EFEKTIVITASPENGELOLAAN AKTIVA TETAP PADA PT ASTRA GRAPHIA TBK Maria Vania; Rosmita
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 2 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/mnmae.v1i2.410

Abstract

Every company generally has a main goal that will be achieved by being oriented towards one goal, namely maximizing the company's operations to gain profits. Fixed assets are assets owned by an agency to support operational activities carried out by that agency. The high value of fixed assets can greatly influence the condition of financial statements. For this reason, management of fixed assets must be carried out well so that fixed assets can be optimized as efficiently, effectively, and economically as possible. In connection with this business, the company needs to conduct an audit of the management of fixed assets carried out by the relevant unit in the form of an operational audit carried out by the Internal Audit Unit (SPI). The type of research used in this research is descriptive with a non-statistical quantitative approach. Data collection techniques used were library research and documentation methods. Meanwhile, the data analysis technique used is financial ratio analysis. The conclusion from this research is that one of the company assets that needs to be maintained is fixed assets. Fixed assets for companies are purchased and used as a tool to support the company's operational activities, with the aim of generating income in the short and long term. In this regard, implementing an operational audit of fixed asset management is very important to determine the usefulness and results of these fixed assets, as well as to maintain the value of the company's fixed assets.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada PT Yuliana Printindo Tangerang Rizqi Akbar Pihapean; Rosmita
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 3 (2024): Edisi September-Oktober
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/JCA.v1i3.24

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aspek terpenting dalam suatu organisasi atau perusahaan. lingkungan kerja Disiplin kerja yang tinggi, prestasi kerja dalam organisasi menjadi hal yang perlu diperhatikan, metode kuantitatif statistik, lebih banyak menggunakan angka dalam proses penelitiannya, dan analisis menggunakan statistik, peneliti akan menggunakan metode survei pendekatan kuantitatif untuk mengetahui tingkat lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap prestasi kerja. Penggunaan angket untuk mengetahui data, informasi dan fakta yang terjadi di lapangan pada saat penelitian, angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan tertulis. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Hasil regresi diperoleh nilai sebesar 0,841 atau 84,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. hasil perhitungan regresi diperoleh nilai sebesar 0,841 atau 84,1%. Hal ini dibuktikan dengan hasil statistik uji regresi diperoleh nilai lingkungan kerja sebesar 0,686 atau 68,6% dan disiplin kerja sebesar 0,841 atau 84,1% berpengaruh positif terhadap prestasi kerja pegawai. Signifikansi X1 diperoleh nilai sebesar 0,841 atau 84,1%. signifikan.
Analisis Pengaruh Implementasi Aplikasi Comes dan Tingkat Kesadaran Pegawai Terhadap Efektivitas Pelaksanaan Absensi Pegawai Pada PT PLN Indonesia Power Services Salsabillah Rahmawati; Rosmita
Jurnal Inovasi Bisnis Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2025): JIBMA : Jurnal Inovasi Bisnis Manajemen dan Akuntansi
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jibma.v3i4.233

Abstract

Kemajuan teknologi telah mendorong PT PLN Indonesia Power Services untuk mengembangkan aplikasi absensi digital bernama Comes sebagai solusi absensi bold, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen absensi karyawan. Efektivitas sistem ini ditentukan tidak hanya oleh kualitas teknologi tetapi juga oleh kesadaran pengguna dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan kecerdasan dan kesadaran karyawan terhadap efektivitas manajemen absensi di tempat kerja. Data dianalisis menggunakan berbagai uji statistik yang relevan untuk menguji pengaruh penerapan fungsi dan kesadaran karyawan terhadap efektivitas absensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut berpengaruh positif terhadap efektivitas manajemen absensi. Temuan ini menyoroti bahwa keberhasilan sistem absensi digital bergantung pada sinergi antara kualitas aplikasi dan kesadaran disiplin karyawan. Oleh karena itu, memperkuat teknologi yang ramah pengguna dan menumbuhkan budaya kerja yang sadar waktu merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas sistem absensi digital. Abstrak Kemajuan teknologi mendorong PT PLN Indonesia Power Services mengembangkan aplikasi absensi digital bernama Hadir sebagai solusi absensi berani, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan kehadiran pegawai. Efektivitas sistem ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga oleh kesadaran pengguna dalam menjalankannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan aplikasi dan tingkat kesadaran pegawai terhadap efektivitas pelaksanaan absensi di lingkungan kerja. Data dianalisis dengan berbagai uji statistik yang relevan untuk mengetahui pengaruh penerapan aplikasi dan tingkat kesadaran pegawai terhadap efektivitas pelaksanaan absensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara positif mempengaruhi efektivitas pelaksanaan absensi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan sistem absensi digital ditentukan oleh sinergi antara kualitas aplikasi dan kesadaran disiplin pegawai. Oleh karena itu, penguatan teknologi yang user-friendly serta pengembangan budaya kerja yang sadar waktu menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas sistem absensi digital.