Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MORALITAS INDIVIDU, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN ASIMETRI INFORMASI SEBAGAI PENGARUH TERHADAP KECURANGAN AKUNTANSI Ira Triyana; Cris Kuntadi
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 6 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/mnmae.v1i6.525

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur dengan tujuan menganalisis bagaimana pengendalian internal, asimetri pengetahuan, dan moralitas individu mempengaruhi praktik penipuan akuntansi. Memahami elemen-elemen yang mendorong perilaku curang sangatlah penting karena penipuan akuntansi telah berkembang menjadi masalah serius dalam dunia bisnis dan keuangan. Berdasarkan temuan kajian ini, moralitas individu memberikan signifikan pada kecenderungannya melakukan kecurangan akuntansi. Manusia yang mempunyai moral tinggi cenderung tidak melakukan kecurangan akuntansi, sedangkan orang-orang dengan standar moral yang rendah lebih cenderung melakukan aktivitas penipuan. Selain itu, pengendalian internal dalam suatu organisasi sangat penting dalam menurunkan penipuan akuntansi. Menurut penelitian, organisasi dengan sistem pengendalian internal yang kuat mengalami lebih sedikit penipuan akuntansi dibandingkan organisasi yang tidak memiliki sistem pengendalian internal. Asimetri informasi mempunyai kemampuan untuk mengurangi kecurangan akuntansi, namun terkadang juga dapat meningkatkannya. Karena asimetri informasi, terdapat potensi penipuan akuntansi bagi mereka yang memiliki akses terhadap informasi lebih lanjut. Hasil penelitian ini memiliki dampak yang signifikan bagi para pengambil keputusan dan praktisi di dunia bisnis dan keuangan. Mengurangi praktik penipuan akuntansi dan menjaga keakuratan pelaporan keuangan dapat dicapai dengan meningkatkan standar moral individu, meningkatkan pengendalian internal, dan memanfaatkan asimetri informasi secara cerdas.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi, Kompetensi Auditor, dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit Ira Triyana; Wastam Wahyu Hidayat; Tri Yulaeli
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas audit merupakan faktor penting dalam menjaga integritas pelaporan keuangan dan kepercayaan publik terhadap profesi akuntan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, kompetensi auditor, dan independensi auditor terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner kepada 116 auditor pada 13 KAP menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27 melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, kompetensi auditor, dan independensi auditor secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, dengan nilai adjusted R² sebesar 0,479. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi teknologi informasi, peningkatan kompetensi, dan pemeliharaan independensi auditor berkontribusi terhadap peningkatan kualitas audit.