Bella Nuzaini
Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat STIK Bina Husada Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP PELAKSANAAN IMUNISASI MEASLES RUBELLA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEGAL BINANGUN PALEMBANG TAHUN 2019 Bella Nuzaini; Dewi Sayati
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 01 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi Measles Rubella adalah imunisasi kombinasi untuk mencegah penyakit campak, gondongan, campak Jerman (rubella) dan penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dari golongan Togavirus. Rubella adalah penyakit virus yang terjadi pada anak dan dewasa muda, gejala ini meliputi demam, batuk, konjungtivitis, dan ruam kulit. Menurut data cakupan posyandu Cempaka dan Kenanga yaitu (73,25 %), dengan urutan 9 terbawah dari 41 Puskesmas sekota Palembang. Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor- faktor yang berhubungan terhadap pelaksanaan imunisasi Measles Rubella di wilayah kerja Puskesmas Tegal Binangun Tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif metode survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah ibu-ibu yang membawa balita keposyandu Cempaka dan Kenanga untuk memperoleh pelayanan kesehatan berjumlah 63 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 63 responden, tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik total sampling. Analisis statistik menggunakan Uji Chi-Square. Hasil uji statistik adalah ada hubungan pengetahuan (p=0,003), sikap (p=0,002), dukungan keluarga (p=0,001), dan peran petugas (p=0,007) dengan pelaksanaan imunisasi Measles Rubella, dan tidak ada hubungan antara jarak tempuh (p=0,092), dan peran tokoh masyarakat (p-=0,101) dengan pelaksanaan imunisasi Measles Rubella di wilayah kerja Puskesmas Tegal Binangun Tahun 2019. Simpulan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas terhadap pelaksanaan imunisasi Measles Rubella dan disarankan kepada petugas puskesmas Tegal Binangun agar meningkatkan lagi penyuluhan secara berkala tentang imunisasi Measles Rubella untuk menambah wawasan dan merubah pola pikir masyarakat.