Martawan Madari
Dosen Tetap Program Studi Kesehatan Masyarakat STIK Bina Husada Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) DI PUSKESMAS TALANG RATU PALEMBANG TAHUN 2019 Bella Putri; Martawan Madari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 01 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi merupakan suatu cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. Salah satunya alat kontrasepsi IUD. Penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Talang Ratu menunjukkan penurunan. Di Puskesmas Talang Ratu jumlah akseptor kontrasepsi IUD pada tahun 2016 sebesar 11,47%, pada tahun 2017 sebesar 0,16%, pada tahun 2018 sebesar 0,11%. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara umur, pekerjaan, paritas, pendidikan ibu dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Talang Ratu Palembang tahun 2019. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Talang Ratu Palembang dan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni sampai 10 Juli 2019. Populasi penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif di Puskesmas Talang Ratu Palembang pada tahun 2018 dengan total populasi berjumlah 2.603. Sampel penelitian diambil secara accidental sampling jumlah sampel 96 responden. Data diolah secara univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan chi-square dengan nilai ? = 0,05. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa ibu yang menggunakan kontrasepsi IUD sebanyak 57 orang (59,4%), umur yang tua sebanyak 55 orang (55,9%), pekerjaan yang bekerja sebanyak 75 orang (78,1%), paritas anak banyak sebanyak 46 orang (47,9%), pendidikan yang tinggi sebanyak 55 orang (57,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur (p value 0,013), pekerjaan (p value 0,012), paritas (p value 0,003), pendidikan (p value 0,000) dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan antara umur, pekerjaan, paritas, pendidikan dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Talang Ratu Palembang tahun 2019. Diharapkan kepada pimpinan Puskesmas lebih meningkatkan lagi dalam memberikan informasi kepada ibu-ibu mengenai manfaat alat kontrasepsi.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NYA PEMAKAIAN KARTU INDONESIA SEHAT ( KIS) DI PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG TAHUN 2019 Endang Maria; Martawan Madari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah kartu yang memiliki fungsi untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Penggunanya sendiri dapat menggunakan fungsi KIS ini di setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut. Data kunjungan pasien dari Puskesma Pembina plaju Palembang tahun, sepanjang tahun 2016 dari 43.867 pasien, 34.727 diantaranya masih belum menggunakan kartu Indonesia sehat dalam menggunakan pelayanan kesehatan. Untuk tahun 2017, ada sebanyak 6.111 dari 35.797 pasien yang belum menggunakan Jaminan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan diketahuinyafaktor – faktor yang berhubungan dengan rendahnya persentasi pemakaian kartu Indonesia sehat tahun 2019. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien KIS dipuskesmas Pembina dengan jumlah populasi 41.908 Palembang tahun 2019. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden teknik pengambilan sampel menggunakan accindental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisi Bivariat dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0,05). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4-10 Juli 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara pendidikan (p= 0,030) pekerjaan (p= 0,038) pendapatan (p= 0,001) jarak tempuh (p= 0,028) dengan pemakai kartu indonesia sehat di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2019. Simpulan penelitian ini ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pendapatan, jarak tempuhdengan pemakai kartu indonesia sehat. Disarankan untukpihak Puskesmas agar meningkatkan pelayanan kesehatan serta penyuluhan dan sosialisasi dalam bentuk leafleat atau spanduk tentang hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan dan penggunaan kartu Indonesia sehat sehingga masyarakat lebih memanfaat fasilitas kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.