Kurniasih, Indri
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lima Komponen Penting dalam Perencanaan OSCE Five Essential Keys in OSCE Planning Kurniasih, Indri
Insisiva Dental Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Insisiva Dental Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Kompleksitas dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan Objective Structured ClinicalExamination (OSCE) dapat mempengaruhi kualitas dan kehandalan OSCE sebagai alat penilaian performa suatuketerampilan klinik. Berbagai faktor dapat membuat penilaian OSCE menjadi kurang reliabel. Perencanaankegiatan OSCE yang baik merupakan faktor penting dalam mendukung kehandalan OSCE. Tujuan dari penulisan ini adalah menguraikan dari berbagai sumber tentang prinsip dasar lima komponen penting dalam perencanaan OSCE. Diskusi : Pelaksanaan OSCE membutuhkan langkah-langkah yang terencana secara baik. Terdapatlima komponen penting dalam perencanaan suatu OSCE yaitu disain OSCE, pasien standar, penguji, saranaprasarana, dan standar setting. Disain OSCE meliputi penyusunan blue print OSCE, penyusunan kasus/stationdan penyusunan form checklist/rating scale. Penyusunan blue print merupakan langkah awal dalam mendisainOSCE. Blue print disusun untuk memastikan bahwa berbagai kompetensi individual akan diujikan beberapa kalipada beberapa station, dan setiap station berkontribusi melengkapi ujian dengan menilai beberapa jeniskompetensi. Kesimpulan : Persiapan berbagai komponen penting penyusun OSCE harus dilakukan secara terencana oleh komite ujian agar penilaian menjadi objektif, valid dan reliabel serta menghasilkan informasi yangdapat dipercaya.
Hubungan Antara Nilai Progress Test Dengan Nilai Indeks Prestasi Kumulatif Lulusan Dokter Gigi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Utami, Sri; Kurniasih, Indri; Afiati, Arina Ismah
Insisiva Dental Journal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Insisiva Dental Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Standar kompetensi merupakan suatu acuan dalam melaksanakan proses pembelajaran padapendidikan dokter gigi, salah satu standar kompetensi yaitu pengetahuan yang didalamnya berisi tentang metodepembelajaran. Metode pembelajaran bertujuan untuk mengasah kemampuan clinical reasoning yang diukurmenggunakan progress test. Hasil nilai progress test memiliki hubungan dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)dan nilai Objective Structured Clinical Examination (OSCE).Tujuan Penelitian: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara nilai progress test pendidikanprofesi dengan nilai IPK lulusan dokter gigi PSPDG UMY.Metode Penelitian: jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan design cross sectional.Sampel penelitian adalah data sekunder dari 112 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi UMYyang terdiri dari 3 angkatan yaitu dari angkatan 2006, 2007 dan 2008 serta dipilih menggunakan teknik total sampling.Data yang digunakan pada penelitian ini adalah nilai progress test dan nilai IPK lulusan. Analisa data yang digunakanadalah uji korelasi Pearson.Hasil: terdapat hubungan yang sedang antara nilai progress test dengan nilai IPK lulusan dokter gigi ProgramPendidikan Profesi Dokter Gigi UMY. Rata-rata nilai progress test yaitu 45.42 dan rata-rata nilai IPK yaitu 3.40.Kesimpulan: terdapat hubungan antara nilai progress test dengan nilai IPK lulusan dokter gigi Program PendidikanProfesi Dokter Gigi UMY, semakin besar nilai progress test, maka semakin besar pula nilai IPK lulusan dokter gigiUMY.