Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN GEL ANTI JERAWAT FRAKSI ETIL ASETAT DAUN JATI (Tectona grandis L.f) DENGAN BERBAGAI VARIASI KONSENTRASI BASIS GEL HPMC YANG BERBEDA Sigit Tri Ambarwanto; Ag. Kirwanto
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.1193

Abstract

Bakteri yang dapat memicu terjadinya peradangan pada jerawat diantaranya adalah Propionibacterium acnes, S. epidermidis dan S. aureus. Tanaman yang memiliki aktifitas sebagai antibakteri antara lain Daun Jati. Kandungan kimia dari daun jati adalah golongan senyawa flavonoid, saponin, tannin galat, tannin katekat, kuinon dan steroid atau triterpenoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hasil uji mutu fisik sediaan gel ekstrak daun jati dengan variasi dosis ekstrak. Jenis Penelitian dengan menggunakan penelitian true eksperimen dengan rancangan diskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari uji mutu fisik sediaan gel anti jerawat ekstrak daun jati kemudian dianalisa dengan SPSS menggunakan Oneway ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan Pengujian Organoleptis ketiga formulasi memiliki bentuk yang tetap, ketiga formulasi memiliki susunan yang homogen tidak ada butiran kasar, hasil pH formulasi ketiga gel p-value 0,182 yang artinya tidak terdapat perbedaan antara ketiga formulasi gel cenderung stabil dan diterima oleh kulit dan hasil konsentrasi ketiga gel p value 0,533 yang artinya tidak terdapat perbedaan daya sebar, sehingga dapat disimpulkan daya sebar sediaan stabil selama penyimpanan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh perbedaan konsentrasi antara gliserin, propilenglikol dan HPMC terhadap stabilitas fisiknya formulasi daun jati.
Uji Fisik Sediaan Gel Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii Blume) sebagai Tabir Surya dengan Variasi Basis Natrium Alginat Ag. Kirwanto; Muhammad Anugerah Alam Waris
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 5 No. 1: Juni, 2026, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v5i1.933

Abstract

Kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii Bl) diketahui memiliki aktivitas tabir surya. Efektivitas penggunaan kulit kayu manis dapat dipermudah dalam sediaan gel. Basis gel yang digunakan yaitu natrium alginat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui uji fisik sediaan gel ekstrak kulit kayu manis sebagai tabir surya dengan variasi basis natrium alginat. Pembuatan gel ekstrak kulit kayu manis menggunakan variasi konsentrasi natrium alginat 3%, 6%, 12%. Penelitian ini adalah penelitian secara observasional yaitu mencatat hasil uji fisik sediaan gel ekstrak kulit kayu manis yang meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan uji fisik sediaan gel ekstrak kulit kayu manis dengan variasi basis natrium alginat yang disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil dan Kesimpulan dari penelitian ini adalah uji organoleptik menunjukkan bahwa ketiga formulasi memiliki bentuk A cair, B setengah padat dan C padat, berwarna coklat untuk formula I dan formula II dan coklat tua untuk formula III, berbau khas kulit kayu manis. Seluruh formula gel menunjukkan hasil yang homogen. Ketiga formulasi memiliki pH, yaitu 6,1 , 6,4 dan 6,5. Viskositas ketiga formulasi yaitu 300 mPa·s, 457 mPa·s dan 512 mPa·s. Daya sebar formulasi A=9,5 cm, formula B=5,4 cm dan formula C=4,2 cm. Daya lekat formulasi A=1 detik, B=4 detik, dan C=6 detik.
Formulasi, Uji Mutu Fisik dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Serbuk Instan Ekstrak Umbi Beta vulgaris L. Muhammad Anugerah Alam Waris; Ag. Kirwanto
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 5 No. 1: Juni, 2026, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v5i1.945

Abstract

Beta vulgaris L. adalah tanaman yang kaya akan senyawa bioaktif seperti betalain, flavonoid, dan senyawa fenolik, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Pengembangan produk bubuk instan merupakan strategi untuk meningkatkan stabilitas, kemudahan konsumsi, dan nilai fungsional tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan bubuk instan dari ekstrak umbi B. vulgaris, mengevaluasi kualitas fisiknya, dan menentukan aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Bubuk instan diformulasikan menggunakan maltodekstrin sebagai pembawa. Evaluasi kualitas fisik meliputi uji organoleptik, kadar air, waktu disolusi, sudut tumpukan, dan densitas curah. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dan dinyatakan sebagai nilai IC50. Hasil menunjukkan bahwa semua formula bubuk instan umbi B. vulgaris memenuhi persyaratan uji sifat fisik untuk sediaan bubuk instan. Pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa bubuk instan umbi B. vulgaris memiliki kemampuan menangkap radikal bebas yang dikategorikan kuat dengan nilai IC50 sebesar 130,76 ± 0,42 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak umbi B. vulgaris berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk minuman fungsional atau suplemen antioksidan alami.