Martinus Bambang Susetyarto
Program Studi Magister Arsitektur, Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BELAJAR ARSITEKTUR DI MASA PANDEMI COVID-19 Martinus Bambang Susetyarto
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesi perkuliahan semester genap 2019-2020 sedang berjalan,corona virus disease 2019 hadir dan mengunci ruang belajar kampus merdeka yang sedang digalakkan. Protokol kesehatan WHO menjadi panduan semua orang untuk bertahan hidup pada masa pandemi Covid-19. Kemerdekaan para pimpinan perguruan tinggi untuk mengatur proses pembelajaran agar tetap berjalan, sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional perguruan Tinggi, dan Peraturan Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia, berlangsung secara improvisasi, aman terkendali. Kuliah daring menjadi keniscayaan,bukan lagi pilihan. Fasilitas smart class room meningkat,baik platform berbayar maupun gratisan. Mahasiswa arsitektur yang sejak dini sudah mengenali dunia digital, dalam bahasa coding maupun drawing, tidak terlalu gentar dengan perubahan kuliah luring menjadi daring. Persoalan beban lebihlalu muncul pada mahasiswa ketika banyak dosen memberikan penugasan dengan dead line pengumpulan yang berdekatan waktunya. Sebaliknya, persoalan yang sama muncul pada dosen ketikamereka memeriksa hasil ujian dan tugas mahasiswa, baik berupa jawaban soal tertulis, makalah, maupun gambar arsitektur, yang terlimitasiwaktu jadwal penyerahan nilai dari fakultas. Apalagi, ada beban kerja penelitian dan pengabdian masyarakat yang harus ditunaikan oleh para dosen dengan cara daring pula, yang melibatkan mahasiswa, teman sejawat, tenaga kependidikan, kelompok masyarakat, alumni, pemerintah daerah, pihak industri, dan volunteer yang mendukung kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. Tulisan ini mengangkat isu pembelajaran arsitektur di masa pandemi Covid-19. Metode observasi dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran arsitektur dari fenomena belajar - mengajar di masa lalu kondisi normal, masa kini pandemi Covid-19 dan masa persiapan menuju new normal. Data kegiatan belajar dihimpun dari rekaman pengalaman belajar dan bekerja di studio para mahasiswa arsitektur.Sedangkan, data pengalaman mengajar diperoleh dari para dosen arsitektur yang sedang berjuang menyelamatkan keberlangsungan masa depan anak bangsa dan kebertahanan keluarganya melalui penerapan kebijakan kemerdekaanbelajar, yang mengadaptasikan potensi dirinya, lingkungannya, dengan teknologi informasi yang dikuasainya. Sementara, analisis dilakukan secara komprehensif dan hasil pembahasannya didesiminasikan pada ruang vidcon atau webinar. Kesimpulannya adalah bahwa pembelajaran arsitektur yang sesungguhnya sarat dengan pelatihan imajinasi, kreativitas, emosi, ketrampilan, dan kerja studio, terbukti adaptif terhadap proses pembelajaran daring maupun luring di masa pandemi Covid-19.