Dody Prayitno
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISASI LAJU KOROSI BAJA SS400, SPAH 3125, DAN S45C DALAM SIMULASI GELOMBANG LAUT. Annas Yuniar Konsinyawan; Dody Prayitno
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan di laut dapat dimanfaatkan sebagai penghasil energi listrik melalui PLTGL (Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut). PLTGL terdiri atas pelampung baja, pompa hidrolik dan turbin. Pelampung baja berfungsi menerima ombak dan menggerakkan pompa hidrolik, dan pada PLTGL adalah komponen utama yang menerima gelombang laut secara langsung lalu nantinya akan dikonversi menjadi energi listrik. Pelampung baja ini pun selalu berkontak langsung dengan air laut yang bersifat sangat korosif. Pemilihan material baja yang akan digunakan pada pelampung di PLTGL harus direncanakan sebaik mungkin supaya pelampung baja tersebut dapat bertahan dari korosi yang lama kelamaan akan merusak komponen itu sendiri. Sebelum menentukan material baja yang akan digunakan dilakukan dahulu simulasi pada beberapa material yang memenuhi syarat atau ketentuan untuk dapat digunakan sebagai pelampung baja, beberapa material yang dipilih untuk disimulasikan adalah baja SS400, SPAH 3125 dan S45C. Kesimpulan. Pada waktu perendaman 672 jam, baja SS400 memiliki nilai laju korosi tertinggi yaitu 0,0388 millimeters per year (mmpy). Baja SPAH 3125 memiliki nilai laju korosi yaitu 0,0334 mmpy. Baja SS400 memiliki nilai laju korosi terendah 0,0272 mmpy.