The Indonesian government has implemented the Kurikulum Merdeka as an education reform measure aimed at improving industry-relevant skills and supporting more student-centered learning. This study explores the implementation of Kurikulum Merdeka at SMKN 3 Bandung, a leading vocational high school in West Java, Indonesia. This study aims to examine how this curriculum is implemented in teaching methods and its contribution to literacy development in the school. SMKN 3 Bandung was chosen for its reputation as an excellent institution with modern digital facilities and effective teaching strategies. Data was collected through interviews with librarians and curriculum coordinators using a descriptive qualitative approach. Findings from the study show that the curriculum supports competency-focused evaluation, team projects, and utilization of digital teaching resources. Students' reading habits and access to information are getting better thanks to the school literacy program supported by the digital library system. From these results, SMKN 3 Bandung effectively integrates Kurikulum Merdeka to prepare its students for the world of work, combining academic programs and digital literacy. Abstrak Pemerintah Indonesia telah menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai sebuah langkah reformasi pendidikan yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan yang relevan dengan dunia industri dan mendukung pembelajaran yang lebih berfokus pada murid. Studi ini mengeksplorasi penerapan Kurikulum Merdeka di SMKN 3 Bandung, sebuah sekolah menengah kejuruan terkemuka di Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kurikulum ini diterapkan dalam metode pengajaran serta kontribusinya terhadap pengembangan literasi di sekolah. SMKN 3 Bandung dipilih karena reputasinya sebagai institusi unggulan dengan fasilitas digital yang baik dan strategi pengajaran yang modern. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pustakawan dan koordinator kurikulum dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kurikulum ini mendukung evaluasi yang berfokus pada kompetensi, proyek tim, dan pemanfaatan sumber daya ajar digital. Kebiasaan membaca murid dan akses terhadap informasi semakin baik berkat program literasi sekolah yang didukung oleh sistem perpustakaan digital. Dari hasil ini, SMKN 3 Bandung dengan efektif mengintegrasikan Kurikulum Merdeka untuk mempersiapkan muridnya memasuki dunia kerja, mengombinasikan program akademik dan literasi digital. Kata Kunci: inovasi digital; Kurikulum Merdeka; literasi; sekolah menengah kejuruan