Ahmad Noval
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENATAKELOLAAN IT MENGGUNAKAN GOOGLE SITE DI SATUAN PAUD Widia Winata; Ahmad Fikri Adriansyah; Yana Adharani; Kukuh Setiawan; Rabiatul Nurhasanah; Rinanto Rinanto; Ahmad Noval
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.3.1.23-30

Abstract

Penatakelolaan IT menjadi keharusan di satuan PAUD mengingat pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini. Berdasarkan hasil diskusi dalam forum pendidik ditemukan satuan PAUD belum memiliki penatakelolaan IT yang baik sehingga butuh regulasi yang mengatur hal tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada mitra agar dapat membuat penatakelolaan IT berbasis Google Site di satuan PAUDnya. Peserta yang terdiri dari anggota Forum Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (FPTKAUDI) dipilih berdasarkan wilayah yaitu wilayah Depok sebagai model awal dalam pelaksanaan jangka panjang dan berskala luas (nasional). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap, yakni diskusi penentuan masalah yang akan diselesaikan, pengenalan konsep penatakelolaan IT, praktik penggunaan Google Site dalam menatakelola IT di satuan PAUD, evaluasi kegiatan, dan follow up kegiatan. Hasil pengabdian didapatkan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan PAUD mampu membuat web site profil satuan PAUDnya dengan memanfaatkan Google Site. Saran dari kegiatan ini agar dapat dilanjutkan dalam skala besar se-nasional mengingat masih banyaknya pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang belum memahami penatakelolaan IT di wilayah Indonesia khususnya anggota yang tergabung dalam FPTKAUDI. 
Business Communication Strategies in Building Brand Awareness on the Instagram Account of UMJ Press Academic Publisher Ahmad Noval; Dian Istiaty; Syarifuddin Raisul Haq Kusumadiningrat; Tria Patrianti
Communica : Journal of Communication Vol. 4 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/communica.v4i1.1320

Abstract

The rapid development of digital technology has positioned social media as a strategic channel for organisational communication, including for academic publishers seeking to enhance brand visibility. This study examines how UMJ Press utilises Instagram as a digital communication platform to build brand awareness as an academic publisher. Employing a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews with the Instagram account manager and active followers, participatory observation of feed posts, stories, and reels, and documentation of audience interactions. The data were analysed using thematic analysis to identify recurring patterns related to content strategy, visual identity, interaction management, and audience perceptions of brand recognition and recall. The findings indicate that brand awareness is shaped through consistent visual branding, the dominance of educational and informative content, and active engagement practices that encourage audience interaction. Short video formats (reels) and interactive features (stories) were associated with higher engagement patterns as reflected in audience responses such as shares and saves. Brand recognition emerged through consistent design elements and thematic coherence, while brand recall was reflected in participants’ ability to spontaneously associate UMJ Press with academic publishing activities. This study contributes to the literature by extending Integrated Marketing Communication, Uses and Gratifications Theory, and Social Media Engagement perspectives into the context of academic publishing, a sector that has received limited attention in Instagram-based branding research. The findings suggest that strategically managed Instagram communication can support the development of brand awareness within credibility-driven institutional contexts.