This Author published in this journals
All Journal Ethnography
Suharti Suharti
Prodi Antropologi Budaya, Institut Seni Indonesia, Padangpanjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Langkah Tradisi Silek Tuo Gunuang Menjadi Silek Lanyah di Kubu Gadang Kelurahan Ekor Lubuk Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang Nurfitri Nurfitri; Suharti Suharti; Emzia Fajri
Ethnography : Journal of Cultural Anthropology Vol 1, No 1 (2021): January - June 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ethnography.v1i1.2227

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Transformasi Langkah Tradisi Silek Tuo Gunuang menjadi Silek Lanyah di Kubu Gadang Kelurahan Ekor Lubuk Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang”. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Metode Kualitatif. Bentuk analisis data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dengan narasumber dan dokumentasi. Dalam penelitian yang berjudul “Transformasi Langkah Tradisi Silek Tuo Gunuang menjadi Silek Lanyah di Kubu Gadang Kelurahan Ekor Lubuk Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang”, dapat ditarik kesimpulan Silek Lanyah merupakan pertunjukan seni pengembangan dari langkah Silek Tuo Gunuang dan tari Sakin atau Tari Sewah. Dalam transformasi langkah tradisi Silek Tuo Gunuang dan Silek Lanyah terdapat beberapa bentuk gerakan yaitu Lapak Buayo, Tangkok Lua, Tangkok Dalam, Pilin, Loncek Harimau, Guntiang Kapalo dan Guntiang Kaki. Proses transformasi langkah Silek Tuo Gunuang dan silek lanyah memiliki perbedaan. Proses dalam memainkan Silek Tuo Gunuang tidak memiliki aturan yang pasti dalam geraknya, sedangkan pada Silek Lanyah memiliki aturan tetap dalam setiap atraksinya. Selain itu dalam segi tempat atau sasaran pada Silek Tuo Gunuang dan Silek Lanyah berbeda, Silek Tuo Gunuang dilakukan di halaman Surau sedangkan Silek Lanyah di area persawahan yang Lanyah.