Nurul Laili
STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KENAKALAN REMAJA DENGAN PENDEKATAN TRANSCULTURAL NURSING MODEL DI PROBOLINGGO Nurul Laili; Ro’isah Ro’isah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20878

Abstract

Kenakalan remaja di Indonesia semakin mengkhawatirkan, salah satu wilayah di propinsi Jawa Timur yaitu di Probolinggo yang memiliki angka kejadian sebesar 435 kasus, terdiri dari 4 kasus pemerkosaan, 8 kasus penganiayaan ringan, 24 kasus penganiayaan berat dan 417 bentuk kenakalan remaja yang lain. Hal tersebut terjadi karena proses pembentukan identitas diri yang tidak tepat, pelaksanaan tugas perkembangan keluarga yang kurang optimal, selain itu pengaruh budaya yang saat ini berkembang di masyarakat. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kenakalan remaja dengan pendekatan transcultural nursing model di Probolinggo. Desain penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian  ini  dilaksanakan pada bulan  Juli 2023. Sample penelitian ini yaitu remaja dengan jumlah 70 responden yang memenuhi kriteria inklusi, teknik pengambilan sample menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian dianalisis  dengan  menggunakan  uji F (ANOVA).  Hasil: Berdasarkan hasil uji F (ANOVA) nilai P value yang dihasilkan sebesar 0,017 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara identitas diri remaja, tugas perkembangan keluarga dengan pendekatan tanskultural nursing model (pengetahuan, dukungan sosial, ekonomi, budaya, kebijakan, teknologi) terhadap kenakalan remaja. Kenakalan remaja dipengaruhi oleh identitas diri remaja, tugas perkembangan keluarga dengan pendekatan tanskultural nursing model (pengetahuan, dukungan sosial, ekonomi, budaya, kebijakan, teknologi) di Probolinggo.