Gaya kepemimpinan telah menjadi isu penting dalam suatu sistem layanan kesehatan. Seorang pemimpin memerlukan gaya kepemimpinan untuk mengatur aktivitas anggotanya agar dapat mencapai tujuan organisasi dengan baik. Salah satu gaya kepemimpinan yang banyak diterapkan dalam suatu organisasi yaitu gaya kepemimpinan transformasional. Beberapa permasalahan yang berkaitan erat dengan gaya kepemimpinan adalah masalah kepuasan kerja perawat yang menurun. Jika permasalahan kepuasan kerja perawat ini tidak ditangani dengan baik, maka pelayanan kesehatan akan mengalami penurunan mutu secara signifikan dan dapat merugikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan strategi pencarian di beberapa database yaitu Google Scholar, PubMed, SAGE, dan MDPI yang dilakukan pada tanggal 28 September 2023 menggunakan beberapa kata kunci terkait dengan publikasi karya tulis ilmiah maksimal 5 tahun terakhir (2019-2023). Karya tulis ilmiah yang ditemukan kemudian ditinjau melalui metode kajian PRISMA meliputi pengidentifikasian dan penyaringan dengan beberapa kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil temuan menunjukkan bahwa manajer perawat yang menunjukkan perilaku transformasional lebih mampu menjaga kepuasan stafnya terhadap lingkungan kerja mereka. Perawat percaya bahwa atasan memberikan perhatian secara pribadi kepada mereka yang kelihatan terabaikan, mendorong cara-cara untuk melihat masalah yang awalnya sulit, dan menghendaki perawat menggunakan penalaran dan kepercayaan diri dalam memecahkan masalah. Kesimpulan dari penelitian ini ialah gaya kepemimpinan transformasional memiliki hubungan dan pengaruh positif terhadap kepuasan kerja perawat.