Zita Atzmardina
Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIAGNOSIS KOMUNITAS UPAYA PENURUNAN KASUS ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI DESA TALAGA, CIKUPA Felisca Carisa; Zita Atzmardina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21497

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan upaya kesehatan pada tingkat masyarakat dan tidak hanya merawat individu namun mencakup keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal yang berfokus pada pencegahan dan promosi kesehatan. Anemia merupakan salah satu risiko tinggi pada kehamilan, yang merupakan jumlah massa sel darah merah yang berkurang sehingga tidak dapat memenuhi perannya dalam mengangkut oksigen dalam jumlah yang cukup ke jaringan perifer. World Health Organization (WHO) tahun 2020 sebanyak 287.000 ibu hamil meninggal akibat risiko tinggi pada kehamilan. Hasil riskesdas Banten tahun 2018 sebanyak 29,81% ibu hamil mengalami salah satu dari risiko tinggi. Total risiko tinggi kehamilan di Puskesmas Cikupa tahun 2023 sebanyak 417 ibu hamil dan anemia terdapat 15,2%. Upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai anemia dalam kehamilan merupakan hal yang dilakukan untuk menurunkan kasus anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Cikupa. Metode diagnosis yang digunakan adala Paradigma Blum, pengumpulan data melalui mini survei, prioritas masalah ditentukan dengan metode non skoring Delphi, dan akar penyebab masalah menggunakan fishbone. Hasil intervensi dilihat dari nilai test setelah penyuluhan dan skrining kadar Hb. Pemantauan menggunakan siklus Plan–Do-Check-Action (PDCA) dan evaluasi dengan pendekatan sistem. Dari hasil intervensi didapatkan perbedaan rata-rata nilai yang bermakna sebesar 17,65 poin (P <0,01). Berdasarkan hasil intervensi yang dilakukan dapat dinyatakan intervensi berhasil dan diharapkan dapat menurunkan kasus anemia dalam kehamilan di Puskesmas Cikupa.
LAPORAN KUNJUNGAN KASUS SKABIES AN. AA DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI CIKUPA Christopher Martinus Susanto; Zita Atzmardina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19771

Abstract

Kedokteran keluarga adalah spesialisasi medis yang memberikan kelanjutan dan komprehensif perawatan kesehatan bagi individu dan keluarga. Penyakit menular merupakan penyakit yang dapat berpindah-pindah dari satu manusia ke manusia lainnya. Skabies merupakan salah satu penyakit menular disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var, hominis, dan produknya. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) prevalensi skabies pada tahun 2020 sekitar 0,2% hingga 71% dan diprediksi dapat mempengaruhi lebih dari 200 juta orang setiap saat. Prevalensi skabies di Indonesia berdasarkan Depkes RI masih menjadi masalah penyakit menular yang serius dan menduduki urutan ke-3 dari 12 penyakit kulit. Tujuan intervensi adalah sembuhnya penyakit yang diderita oleh An. AA sehingga kualitas hidup menjadi baik. An. AA, berusia 4 tahun telah menderita skabies selama 3 bulan di dan tidak mengalami perbaikan. Diketahui bahwa lingkungan sekitar pasien yang tidak memadai dan sanitasi yang buruk.  Intervensi melalui kunjungan dokter keluarga menunjukkan berkurangnya rasa gatal di seluruh tubuh. Pasien dan keluarganya memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil kunjungan dokter keluarga  menunjukkan rasa gatal berkurang diseluruh tubuh dan perilaku hidup bersih dan sehat. Diharapkan pasien tetap mengikuti saran yang diberikan sehingga tidak terjadi komplikasi.