Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN SWAMEDIKASI DIARE PADA MAHASISWA BERBAGAI UNIVERSITAS DI SUMATERA Wahyudi Wahyudi; Ade Risma; Ana Firda A'Qila; Kemala Sari Damanaik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21589

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah istilah yang mengacu pada perilaku mengonsumsi obat sendiri berdasarkan gejala yang ditunjukkan oleh penyakit tersebut dan salah satu penyakit yang dapat di swamedikasi adalah diare yaitu kondisi seseorang dalam sehari lebih dari tiga kali terjadi buang air besar yang disertai dengan banyak cairan. Studi ini dilaksanakan untuk melihat gambaran pengetahuan swamedikasi diare pada Mahasiswa berbagai Univeristas yang berada di Sumatera. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara survei via Google Forms. Hasil yang didaptkan dari studi ini yaitu Mahasiswa berbagai Universitas yang ada di Sumatera memiliki tingkat pengetahuan yang sangat baik mengenai swamedikasi diare yaitu  sebeasr 63% pada Universitas C, sebresar 60,7% pada Universitas B,  sebesar 44,4% pada Universitas A dan sebesar 42,3% pada Universitas D. Kemudian untuk pola upaya swamedikasi diare Mahasiswa di Sumatera juga memiliki tingat yang sangat baik yaitu sebesar 66,5% untuk Universitas A, sebesar  64,3% untuk Universitas B, sebesar 66,6% untuk Universitas C dan terakhir sebesar 50% untuk Universitas D. Mayoritas Mahasiswa yang berada di Sumatera mendapatkan informasi swamedikasi melalui Apoteker dan lebih menyukai obat dalam bentuk tablet. Kesimpulan pada studi ini yaitu tingkat pengetahuan dan upaya swamedikasi diare Mahasiswa yang berada di Sumatera  paling tinggi adalah Universitas C.
Study Literatur: Analisis Efektivitas Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Dalam Implementasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS): Literature Study: Analysis of the Effectiveness of Health Services in Health Centers in the Implementation of the Health Center Management Information System (SIMPUS) Ade Risma; Juhri Panjaitan; Sultan Faqih Muhammad Lubis; Munanda Andin; Sri Hajijah Purba
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.7133

Abstract

Sistem Informasi adalah sistem yang sangat bermanfaat bagi penggunanya untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efisien juga menyeluruh dan salah satu sistem informasi dibidang kesehatan adalah sistem informasi manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang merupakan sistem yang menyediakan data mengenai semua keadaan kesehatan masyarakat di tingkat Puskesmas yang mencakup data tentang orang sakit, rujukan orang sakit, ketersediaan obat-obatan, dan data penyuluhan kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimana efektifitas penerapan sistem informasi manajemen Puskesmas (SIMPUS) dalam memberikan layanan di Puskesmas. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan proses seleksi artikel dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria inklusi, yaitu artikel yang terbit dalam rentang tahun 2020-2024 dan memiliki relevansi langsung dengan SIMPUS, Puskesmas, Pelayanan Kesehatan melalui database Google Schoolar.Hasil yang didapat dari review k3-8 artikel yaitu SIMPUS mempermudah akses data pasien, mempercepat proses administrasi, dan meningkatkan efisiensi kerja staf medis. Selain itu, sistem ini memastikan ketersediaan informasi yang akurat dan tepat waktu, yang sangat penting untuk pengambilan keputusan dalam layanan kesehatan. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan sistem informasi manajemen puskesmas (SIMPUS) terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas dan SIMPUS tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi pasien.