Andri William Johan Imbar
Faculty of Medicine, Universitas Khairun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RISK FACTORS ASSOCIATED WITH TYPE II DIABETES MELLITUS INCIDENCE IN COASTAL COMMUNITIES ON HIRI ISLAND, TERNATE Dini Rahmawati; Fera The; Andri William Johan Imbar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21695

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelainan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia yang dapat terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Hiperglikemia jangka panjang yang terjadi pada DM berhubungan dengan kerusakan jangka panjang berupa disfungsi beberapa organ tubuh seperti pembuluh darah, saraf, ginjal dan mata. Indonesia menduduki peringkat kelima dari 10 besar negara atau wilayah dengan jumlah penduduk dewasa berusia (20-79 tahun) berjumlah 19,5 juta jiwa pada tahun 2021. Indonesia didominasi oleh wilayah kepulauan sehingga mayoritas penduduk Indonesia bermukim di wilayah pesisir dan pesisir. mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan. Penduduk pesisir memiliki kondisi sosial ekonomi dan kesehatan yang berbeda dengan penduduk pegunungan atau perkotaan, beberapa permasalahan kesehatan yang sering muncul pada masyarakat pesisir seperti hipertensi, hiperurisemia, penyakit sendi, dan DM. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan faktor risiko dengan penyakit diabetes melitus tipe 2. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan pertanyaan terstruktur. Penelitian ini memperoleh beberapa hasil menarik yaitu, terdapat 3 faktor risiko yang mempunyai hubungan dengan kejadian DM antara lain obesitas, aktivitas fisik, riwayat keluarga DM, sedangkan beberapa faktor risiko tidak mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian DM, meliputi aktivitas fisik, usia, pekerjaan, jenis kelamin, pola tidur, konsumsi buah dan sayur, riwayat hipertensi, dan dislipidemia.