This Author published in this journals
All Journal Jurnal As-Said
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETIKA DAN MORAL DALAM DUNIA ILMIAH DAN KEMANUSIAAN Abdul Mukti
JURNAL AS-SAID Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : LP2M-Institut Agama Islam Abdullah Said Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para ahli filsuf terdahulu menyatakan bahwa akal sangat penting sebagai sarana untuk meluruskan pemahaman. Dengan akal, manusia mengetahui seluruh makhluk alam semesta beserta karakternya, dan pada tingkatan lebih tinggi, ia mendapat pengetahuan Ilahi. Sedangkan Etika merupakan seperangkat tatanan dan prinsip kehidupan manusia. Etika tidak hanya mencakup kajian tentang tatanan dan aturan, tetapi pengkajian tentang teori-teori tertentu, seperti “apakah kehidupan yang baik bagi manusia?” bagaimana seharusnya manusia bertindak? Dua pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang mendasari etika yang telah menjadi pemikiran manusia. Sedangkan untuk “mengetahui” alam secara sungguh-sungguh harus lah manusia dengan kemampuannya untuk bisa ikut campur tangan secara efektif di dalam alam dan menggulati proses-prosesnya. Hal ini semua manusia sangat membutuhkan ilmu, Sehingga dewasa ini ilmu menjadi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, seolah-olah manusia sekarang tidak dapat hidup tanpa ilmu pengetahuan. Kebutuhan manusia yang paling sederhana pun sekarang memerlukan ilmu, misalnya kebutuhan pangan, sandang dan papan, sangat tergantung dengan ilmu. Dari apa yang dirumuskan diatas dapat dikatakan bahwa apapun jenis ilmu yang ada, kesemuanya harus disesuaikan dengan nilai-nilai moral yang ada di masyarakat, sehingga nilai kegunaan ilmu tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan dan kemanusiaan, bukan sebaliknya malahan menimbulkan bencana. Etika ilmiah merupakan nilai-nilai yang dipatuhi dan diikuti dalam dunia ilmiah dan penelitian. Nilai-nilai ilmiah dalam masyarakat perlu dibangun guna membenahi cara berfikir masyarakat terutama dunia ilmiah