Yulizar Abidarda
Univeristas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan penggunaan aplikasi instrumen DCM (daftar cek masalah) bagi KKG Gugus Sungai Jingah Yulizar Abidarda; Jarkawi Jarkawi; Akhmad Rizkhi Ridhani
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya assesmen dalam pembelajaran dan umpan balik sangat dibutuhkan dalam menunjang proses belajar siswa. Lebih banyak waktu dapat dihabiskan untuk proses pembelajaran asesmen terkait penjaminan mutu dibandingkan dengan kemungkinan mendukung minat belajar siswa. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi guru dan keduanya perlu didamaikan. Artinya asesmen dapat dilaksanakan dengan baik dan hasilnya dapat menunjang perkembangan siswa. Namun fakta dilapangan ditemukan bahwa guru BK sebelum sepenuhnya ada di SD, sarana dan prasaranan untuk kelangsungan program BK belum ada, guru tidak tahu bentuk-bentuk instrumen analisis kebutuhan yang berguna bagi peserta didik, dan guru tidak paham tentang mengembangkan instrument untuk kebutuhan analisis kebutuhan yang bermanfaat untuk peserta didik
Pelatihan penyusunan skala psikologis untuk analisis kebutuhan awal siswa Sekolah Dasar bagi KKG Gugus Sungai Jingah Jarkawi Jarkawi; Yulizar Abidarda; Akhmad Rizkhi Ridhani
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Sebagai suatu usaha mencerdaskan kehidupan anak bangsa tentunya guru harus berupaya penuh dalam mewujudkan hal tersebut. Langkah awal seorang guru dalam merencanakan program untuk peserta didik tentunya harus berdasarkan kebutuhan yang diinginkan oleh peserta didik itu sendiri, tak terkecuali layanan bimbingan dan konseling. Namun fakta dilapangan ditemukan bahwa guru BK sebelum sepenuhnya ada di SD, sarana dan prasaranan untuk kelangsungan program BK belum ada, guru tidak tahu bentuk-bentuk instrumen analisis kebutuhan yang berguna bagi peserta didik, dan guru tidak paham tentang mengembangkan instrument untuk kebutuhan analisis kebutuhan yang bermanfaat untuk peserta didik.