Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Hidayatullah Daik Lingga Kepulauan Riau Romi Aqmal; Yahya Komarudin; Martanto .; Rajabbul Amin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i1.13552

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mempunyai peran dan fungsi strategis untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tidak hanya dalam bidang keagamaan tetapi juga dalam bidang kewirausahaan. Strategi pengembangan pendidikan kewirausahaan di pesantren sangat perlu diterapkan. Berdasarkan tujuan penelitian, maka strategi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam penelitian ini pengelola Pondok Pesantren Hidayatullah Daik Lingga bertindak sebagai informan. Hasil penerapan strategi manajemen yang baik mulai dari persiapan, pelatihan, pengolahan dan pengawasan telah memberikan hasil yang positif dalam meningkatkan dan mengembangkan sektor kewirausahaan di Pondok Pesantren Hidayatullah Daik Lingga. Diantaranya, pertama, melalui strategi seperti Sumber Daya Manusia, kedua, pengolahan lahan di sektor pertanian dan peternakan, dan ketiga, optimalisasi pelatihan di bidang penjahitan, pengemasan, dan pemasaran. Namun strategi penerapan ini masih menghadapi banyak kendala, seperti kekurangan tenaga ahli, keterbatasan lahan dan peralatan, serta manajemen waktu yang belum memadai.
Transformasi Pola Komunikasi Sosial Dakwah Era New Media (Tantangan dan Peluang Bagi Persatuan Mubaligh Kabupaten Lingga) Ahmad Hamdan; Romi Aqmal; Syafi'i Ali
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v8i1.420

Abstract

The phenomenon of digital Islamic preaching (dakwah) has sparked new and compelling discourse in religious, media, and cultural studies due to its profound socio-religious implications. The transformation of dakwah communication through short-form, massively distributed content not only risks spreading misinformation among communities but may also cultivate radicalism and intolerance when misinterpreted. This study examines the transformation of dakwah communication patterns in the new media era within the Lingga Regency Preachers Association (PMKL), analyzing both its challenges and opportunities. Using a qualitative phenomenological approach, data was collected through observation, interviews, focus group discussions (FGDs), and documentation, then analyzed through qualitative descriptive methods. Findings reveal three key transformations: (1) a shift from conventional one-way communication to instant, multidirectional dissemination; (2) the rise of fragmented and personalized content; and (3) evolving linguistic styles and preaching models. Challenges for PMKL in the new media landscape include: preachers' need for digital literacy, diverse opinions on social media, ethical communication standards, limited content creativity, and uneven internet access in certain areas. Conversely, new media offers opportunities such as global information reach, extensive data accessibility, online community building, inter-preacher collaboration, and improved efficiency in time, transportation, and accommodation management.