Muthmainna B
STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN GEL EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) Muthmainna B
Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional. Untuk mengatasi batuk, diabetes, rematik, dan jerawat. Buah belimbing wuluh kaya flavanoid, glikosida dan steroid. Senyawa flavanoid dalam buah belimbing wuluh berkhasiat sebagai antibakteri alami untuk jerawat. Salah satu sediaan yang tepat untuk mengobati jerawat adalah gel. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi gel anti jerawat ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang memenuhi persyaratan stabilitas pada sediaan gel. Ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai zat aktif gel yang dibuat dalam 3 formula dengan konsentrasi 5%, 10%. 15%. Uji stabilitasi gel yang dilakukan meliputi, uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya, uji waktu tuang, uji waktu kering dan uji sensitivitas (iritasi). Kesimpulan dari penelitian tersebut gel yang terbaik formulasi 10% dengan pH 4, daya sebar 7,6, waktu kering 14 menit 7 detik dan tidak teriritasi, yang telah memenuhi pH, daya sebar dan waktu kering yang baik.
PEMANFAATAN RENDAMAN TONGKOL JAGUNG (Zea mays L.) UNTUK PRODUKSI ANTIMIKROBA DARI ISOLAT BAKTERI TANAH ASAL KABUPATEN SIDRAP Muthmainna B
Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan rendaman tongkol jagung untuk produksi antimikroba dari Isolat bakteri tanah asal Kab.. Sidrap yang difermentasikan dalam fermentor 7 x 24 jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rendaman tongkol jagung dapat digunakan sebagai medium yang menghasilkan bakteri tanah yang menghasilkan aktivitas antimikroba kemudian menentukan waktu fermentasi optimum dan menentukan zona hambatan antimikroba paling optimum yang dihasilkan pada fermentasi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap yang meliputi fermentasi biakan murni, pemeriksaan jumlah sel dengan metode kekeruhan, analisis kadar gula dengan metode anthron, dan pengukuran daya hambat dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah sel terbesar diperoleh pada fermentasi 96 jam. Kadar gula dalam medium fermentasi berkurang dari waktu ke waktu yaitu 0,155 mg/ml menjadi 0,0004 mg/ml, dan diameter hambatan terbesar yaitu 8,322 mm.