Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assistance in Creating Scientific Based Pop Up Book Learning Media for Elementary Teachers Endang Widi Winarni; Yusnia Yusnia; Neza Agusdianita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82657

Abstract

Pendampingan pembuatan media pop up book berbasis saintifik bagi guru sekolah dasar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang media pembelajaran, media pembelajaran berbasis saintifik, dan keterampilan dalam pembuatan media pop up book berbasis saintifik. Metode yang digunakan adalah observasional dan modelling dengan empat fase, yaitu: fase perhatian, fase retensi, fase reproduksi, dan fase motivasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan peningkatan, yakni: (1) pemahaman guru tentang media pembelajaran dengan rata-rata pretest sebesar 80,84 dan posttest sebesar 92,85; (2) pemahaman tentang media pembelajaran berbasis saintifik dengan rata-rata pretest sebesar 80,67 dan posttest sebesar 95,33, dan (3) keterampilan guru dalam pembuatan media pop up book berbasis saintifik dengan rata-rata pretest sebesar 70,22 dan posttest sebesar 89,92. Simpulan dari artikel ini adalah pendampingan pembuatan media pop up book berbasis saintifik dapat meningkatkan pemahaman tentang media pembelajaran, media pembelajaran berbasis saintifik, dan keterampilan dalam pembuatan media pop up book berbasis saintifik.
INSTRUMENT ASSESSMENT IN STUDENT LEARNING OUTCOME FOR FACTUAL AND CONCEPTUAL HOTS ON SCIENCE EDUCATION Endang Widi Winarni; Endina Putri Purwandari; Rinto Hartono
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 7 No. 1: April 2024
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.7.1.9-20

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian adalah memberikan gambaran kepraktisan HOTS faktual dan konseptual sebagai alat penilaian dalam konteks pendidikan IPA, serta profil hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model ADDIE sebagai kerangka model Penelitian dan Pengembangan (R&D). Peserta penelitian terdiri dari dua puluh orang yang duduk di kelas empat sekolah dasar di Bengkulu Tengah. Penelitian ini menggunakan panduan wawancara, angket, dan penilaian pemahaman konseptual dengan pertanyaan pilihan ganda. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang melibatkan validasi ahli pada aspek materi, bahasa, konstruksi, dan reliabilitas, serta pemeriksaan hasil tes. Analisis deskriptif kuantitatif dilakukan untuk menilai profil prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat instrumen penilaian keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada faktual dan konseptual yang valid dan reliabel. Secara khusus, penelitian ini mengidentifikasi 15 dari 20 item asli yang memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Soal tingkat kognitif dikategorikan menjadi tiga tingkatan, yaitu 40% masuk kategori C4, 33,33% masuk kategori C5, dan 26,67% masuk kategori C6. Studi ini juga menemukan bahwa 46,67% pertanyaan menilai pengetahuan faktual, sementara 53,33% menilai pengetahuan konseptual. Tingkat kognitif menganalisis memiliki profil tertinggi sebesar 88,33%, mengevaluasi sebesar 81%, dan mencipta sebesar 66,67%. Profil hasil belajar pengetahuan faktual sebesar 76,67%, sedangkan pengetahuan konseptual sebesar 72,22%.   Kata  kunci: instrumen penilaian, faktual dan konseptual, keterampilan berpikir tingkat tinggi, hasil belajar, pembelajaran IPA.   ABSTRACT   The research objective is to provide a depiction of the practicality of factual and conceptual HOTS as an assessment tool in the context of science education, as well as the profiles of student learning outcomes. The present study employs the ADDIE model as a framework for Research and Development (R&D) model. The study's participants comprised of twenty in the fourth-grade from elementary school in Bengkulu Tengah. The research employed interview guides, questionnaires, and conceptual comprehension assessment with multiple-choice questions. The present study employs a data analysis technique that involves expert validation to material, language, construction, and reliability aspects, alongside the examination of test results. Quantitative descriptive analysis was conducted to assess the learning achievement profile. The study results indicate that there are valid and reliable instruments for assessing factual and conceptual Higher-Order Thinking skills (HOTs). Specifically, the study identified 15 out of the original 20 items that met the criteria for validity and reliability. The cognitive level questions were categorized into three levels, with 40% categorized in C4, 33.33% in C5, and 26.67% in C6. The study also found that 46.67% of the questions assessed factual knowledge, while 53.33% assessed conceptual knowledge. The cognitive level of analyzing had the highest profile at 88.33%, followed by evaluating at 81%, and creating at 66.67%. The profile of learning outcomes for factual knowledge was 76.67%, while that for conceptual knowledge was 72.22%.   Keywords: assessment instrument, factual and conceptual, Higher-Order Thinking skills (HOTs), learning outcome, science learning