Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Model Cipps (Context, Input, Process, Product) Program Beasiswa Masjid Raya Mujahidin Pontianak Kalimantan Barat Pasca Pandemi Suhra Wardi; Ema Elisa
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  : (1) evaluasi context (konteks) program beasiswa Unit Pengumpul Zakat (UPZ)  Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat; (2) mengetahui evaluasi input (masukan) program beasiswa UPZ  Masjid Raya Mujahidin  Kalimantan Barat; 3) evaluasi process (proses) program beasiswa UPZ Masjid Raya  Mujahidin Kalimantan Barat; 4) mengetahui evaluasi product (produk) program beasiswa UPZ  Masjid Raya Mujahidin  Kalimantan Barat. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sekunder.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis datanya peneliti menggunakan analisis data kualtitaf model, Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan pada analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa : 1) Evaluasi context (konteks) sudah baik, karena kesusaian analisis kebutuhan dan latar belakang program beasiswa yang  merumuskan tujuan program beasiswa tersebut. 2) Evaluasi input (masukan) sudah baik, karena unsur penyelenggara program beasiswa, instruktur, sudah profesional dan menguasai pada bidangnya. Penggunaan media, sarana dan prasarana, sudah optimal dan dapat mendukung pelaksanaan jalannya program. 3) Evaluasi process (proses) sudah baik, karena pelaksanaan program beasiswa sendiri sudah terjadwal. 4) Evaluasi product (produk) cukup baik  , karena para penerima beasiswa merasa terbantu dengan adanya program beasiswa tersebut meskipun belum dapat memenuhi kebutuhan optimal untuk melunasi biaya sekolah.