Proses pembelajaran bagi generasi Z memiliki tantangan sendiri untuk merancang konsep pembelajaran yang akan disampaikan, apabila penyampaian materi di kelas cenderung monoton dapat menyebabkan kejenuhan. Pembelajaran berbasis game, khususnya menggunakan boardgame, muncul sebagai alternatif menarik untuk memotivasi pembelajaran. Generasi Z cenderung menyukai tantangan, kreasi, dan pembelajaran yang melibatkan pemecahan masalah. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran dengan memanfaatkan boardgame, seperti Zakat Game, dapat menjadi solusi yang menyenangkan dan efektif. Boardgame menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, penuh tantangan, dan memanfaatkan pemikiran kritis. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan menghasilkan media pembelajaran berupa boardgame, dalam hal ini adalah Zakat Game. Agar dapat menghasilkan perancangan media pembelajaran maka dilalui dengan 3 tahapan proses yaitu 1) proses pra produksi mencakup; pengambilan data, analisa SWOT 2) proses produksi 3) proses pasca produksi. Setelah melaksanakan proses perancangan dihasilkan satu set boardgame “Zakat Game” yang diadopsi dari permainan monopoli dan dimodifikasi dari segi konten dan prosedur dalam bermain. Zakat Game diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk memahami materi zakat di kelas 9 SMP. Dengan menggabungkan konsep boardgame dan pembelajaran Islam, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis game dalam konteks pendidikan agama Islam.