Mukh Doyin
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEEFEKTIFAN MODEL SINEKTIK DAN MODEL QUANTUM DALAM PEMBELAJARAN MENGONSTRUKSI SEBUAH CERITA PENDEK MELALUI MEDIA PULUP GAME UNTUK SISWA SMA KELAS XI Arif Kafitri; Mukh Doyin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i1.23240

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui keefektifan model sinektik melalui media pulup game dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek pada siswa SMA kelas XI, 2) mengetahui keefektifan model quantum melalui media pulup game dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek pada siswa SMA kelas XI, dan 3) mengetahui model sinektik atau model quantum yang lebih efektif dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek pada siswa SMA kelas XI. Penelitian menggunakan true experimental design dengan kelas sinektik sebagai kelas eksperimen satu dan kelas quantum sebagai kelas eksperimen dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model sinektik dan model quantum efektif digunakan dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek melalui media pulup game untuk siswa SMA kelas XI. Model quantum lebih efektif digunakan daripada model sinektik. Kata Kunci: Keefektifan, Model Sinektik, Model Quantum, Mengonstruksi Sebuah Cerita Pendek, Media Pulup Game ABSTRACT This research was aims to: 1) understand the effectiveness of synectic model by pulup game media within learning of short stories construct for student of XI class, 2) understand the effectiveness of quantum model by pulup game media within learning of short stories construct for student of XI class, and 3) understand the different effectiveness between synectic and quantum model by pulup game media within learning of short stories construct for student of XI class. The research used a true experimental design with synectic class as the one of experiment class and quantum class as the two of experiment class. The result showed that synectic and quantum model effectively for learning of short stories construct for student of XI class. Quantum model is more effective than synectic model.
Keefektifan Model Quantum Teaching dengan Media Video Animasi dalam Ketrampilan Menulis Teks Cerita Pendek pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Purwokerto Azizah Mukaromah; Mukh Doyin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2: November 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i2.30269

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan keefektifan model quantum teaching dengan media video animasi pada kelompok eksperimen dalam keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI, 2) mendeskripsikan keefektifan model konvensional dengan media video animasi pada kelompok kontrol dalam keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain Nonequivalent Control Group dengan metode eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA 4 dan siswa kelas XI MIPA 5 di SMA Negeri 5 Purwokerto. Data yang digunakan dalam peneliian ini yaitu pretest dan posttest masing-masing kelas. Hasil menunjukkan bahwa 1) model quantum teaching dengan media video animasi efektif digunakan dalam keterampilan menulis cerpen dengan sig. 0,000 <0,05, 2) model konvensional dengan media video animasi efektif digunakan dalam keterampilan menulis cerpen dengan sig. 0,097 >0,05. Media video animasi lebih efektif digunakan apabila bersamaan dengan model quantum teaching karena menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima, Ho ditolak terdapat perbedaan. Kata kunci: keterampilan menulis, teks cerpen, model quantum teaching, media video animasi. ABSTRACT This study is aimed to 1) describe the effectiveness of quantum teaching model by using animation video as media to experiment group in the writing skill of creating short story for students grade XI, 2) to describe the effectiveness of conventional model by using animation video to control group in the writing skill of creating short story for students grade XI. The present study was categorized as quasi-experiment with Nonequivalent Control Group. The sample of the study was the students of grade XI MIPA 4 and students of grade XI MIPA 5 in SMA Negeri 5 Purwokerto. The data employed in the study was the score of pre-test and post-test of each class. The result showed that 1) Quantum teaching model by using animation video was effective to be used on writing short story by sig. 0.000 <0.05, 2) Conventional teaching model by using animation video was effective on writing short story by sig. 0.097 >0.05, 2. Animation video as media is more effective when it is used along with quantum teaching model for it shows the significance of 0.000 < 0.05 which means that Ha is accepted and Ho is rejected. Keywords: writing skill, short story text, quantum teaching, animation video.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA IMAJINASI BERMUATAN NILAI TOLERANSI MENGGUNAKAN MODEL COPY THE MASTER BERBANTUAN MEDIA FILM ANIMASI BAGI PESERTA DIDIK KELAS VII D SMP NEGERI 11 SEMARANG Cintia Nugraha; Mukh Doyin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1: Mei 2020
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v9i1.35034

Abstract

Penelitian ini dilandaskan pada rendahnya keterampilan menulis cerita imajinasi pada peserta didik. Rendahnya keterampilan menulis cerita imajinasi tersebut disebabkan karena ketidaktepatan penggunaan model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik membuat peserta didik kesulitan dalam mengembangkan ide, imajinasi dan daya kreativitasnya dalam menulis teks cerita imajinasi. Berdasarkan hal tersebut solusi yang dapat diterapkan yaitu penggunaan model copy the master berbantuan media film animasi sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis teks cerita imajinasi bagi peserta didik. Solusi tersebut membuat daya imajinasi dan kreativitas peserta didik dapat tumbuh secara optimal, degan begitu peserta didik tidak lagi mengalami kebingungan untuk menulis teks cerita imajinasi. Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan keterampilan menulis teks cerita imajinasi bagi peserta didik. Penelitian menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan berbasis pada pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data penelitian diambil dari observasi, angket, hasil tes dan catatan lapangan. Hasil menulis cerita imajinasi pada kegiatan prasiklus nilai rata-ratanya sebesar 24.6 dengan 0% ketuntasan. Kemudian pada siklus I, nilai rata-rata meningkat tajam menjadi 86.88 dengan ketuntasan 100% dan pada siklus II, nilai rata-rata semakin meningkat menjadi 90.1 dengan ketuntasan 100%. Pada siklus I dan siklus II, peserta didik mendapatkan perolehan nilai jauh lebih baik dari kegiatan prasiklus dan pada siklus I serta siklus II, 100% peserta didik tuntas KKM.