Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

PENINGKATAN KETERAMPILAN PKK PERAK ASRI KABUPATEN BANTUL MELALUI PRODUK ECOPRINT RAMAH LINGKUNGAN DAN BERDAYA SAING Genesiska Genesiska; Diah Rina Kamardiani; Sukuriyati Susilo Dewi; Nur Rokhim; Eka Fitriastuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1269.812 KB) | DOI: 10.18196/ppm.31.135

Abstract

Kegiatan produksi ecoprint sedang marak dilakukan oleh pelaku usaha maupun komunitas, termasuk Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Perak Asri di Kabupaten Bantul. Kegiatan pewarnaan melalui media ini memiliki peluang dan potensi besar yang perlu dikembangkan terkait dengan ketertarikan masyarakat terhadap produk variatif ramah lingkungan dan peningkatan nilai ekonomi produk yang dapat memberikan nilai kesejahteraan bagi masyarakat. Akan tetapi, terdapat beberapa kendala produksi ecoprint untuk dapat dikomersialkan dengan kualitas baik berdaya saing dan ramah terhadap lingkungannya. Dalam program kemitraan masyarakat ini, dilakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kapasitas Kelompok PKK Perak Asri melalui beberapa agenda kegiatan yaitu pertama penyuluhan dalam pemahaman mengenai konsep ecoprint ramah lingkungan, kedua pendampingan dalam pendaftaran merek dagang produk, ketiga penyuluhan dan pendampingan metode dye blanket, dan keempat serah terima fasilitas pendukung produksi ecoprint dalam skala lebih besar. Program kemitraan masyarakat dengan tujuan peningkatan keterampilan PKK Perak Asri Kabupaten Bantul melalui produk ecoprint ramah lingkungan dan berdaya saing secara keseluruhan memberikan tingkat kepuasan kategori puas sebesar 56 persen, kategori cukup puas sebesar 44 persen dilihat dari kesesuaian rencana dan solusi yang digunakan, sedangkan 44 persen sebagai persentase kategori puas dan 56 persen kategori cukup puas terhadap pemanfaatan secara maksimal bagi PKK Perak Asri Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
PENDAFTARAN MEREK DAGANG SUSU KEFIR SEBAGAI JAMINAN MUTU DAN BRANDING PRODUK Diah Rina Kamardiani; Totok Suwanda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.509 KB) | DOI: 10.18196/ppm.38.239

Abstract

Pondok Pesantren Al Bayan sebagai mitra yang menyelenggarkan pendidikan kepesantrenan dan pusatkegiatan belajar bagi anak-anak yang kurang mampu (duafa). Al Bayan mencoba mengembangkan usahasusu kefir untuk mendukung kemandirian pondok dan lulusan. Namun, Ponpes belum mampu meraihpasar lebih luas karena produk dikemas dengan plastik biasa tanpa merek dan label. Agar mendapatkankepercayaan konsumen terhadap kualitas dan branding maka produk harus mempunyai merek dagang danlabel kemasan. Tujuan program pengabdian adalah meningkatkan jaminan mutu dan branding produksusu kefir melalui kegiatan: 1) Lomba desain logo dan label kemasan kefir; 2) Workshop PengajuanPendaftaran Merek Dagang bagi UMKM; dan 3) Pendampingan permohonan pendaftaran merek dagang.Susu kefir produksi Pondok Pesantren Al Bayan telah mempunyai merek dan logo “Hala Kefir” sertalabel kemasan yang dihasilkan dari lomba desain logo dan label kemasan. Mitra dan pelaku UMKM diKecamatan Minggir, Kabupaten Sleman memperoleh pengetahuan tentang kekayaan intelektual, terutamapendaftaran merek dagang ke Kementrian Hukum dan HAM. Pendampingan pada mitra dan UMKMdalam pendaftaran merek dagang dapat menambah pengetahuan tentang proses pengajuan dan syaratadministrasi pendaftaran merek dagang. Merek dagang yang telah terdaftar akan menjadi jaminankepastian hukum atas hak-hak sebagai pemilik merek dagang sehingga
PENGENDALIAN TIKUS DI LAHAN PERTANIAN MELALUI PROGRAM RUMAH BURUNG HANTU OLEH KELOMTAN “SUMBER” DESA BALECATUR Genesiska Genesiska; Diah Rina Kamardiani; Azmi Sanjaya Wahyu Murti; Afifatul Khoirunnisa; Nur Rokhim; Hariyono Hariyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.57 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.324

Abstract

Serangan hama tikus pada lahan budidaya padi mampu menurunkan kualitas maupun kuantitas hasil, bahkan sampai menyebabkan kegagalan panen. Kerugian ekonomi besar-besaran terjadi bagi kelompok tani sumber di Desa Balecatur, Kabupaten Sleman akibat serangan tikus di lahan budidaya tanaman padi. Sejak tahun 2017 atau sudah 6 kali masa tanam, masyarakat di Desa Balecatur telah mengalami kegagalan budidaya komoditas pertanian. Diperlukan suatu upaya untuk pengendalian hama tikus yang berkelanjutan dan tidak memiliki resiko besar terhadap lingkungannya. Program yang dijalankan diputuskan memiliki 4 kegiatan inti yaitu perumusan konsep dan jenis program rumah burung hantu, penentuan lokasi habitat burung hantu dan analisis jelajahnya, pemasangan rumah burung hantu, sosialisasi dengan perangkat desa dan warga masyarakat sekitar dan monitoring program rubuha. program kemitraan kemudian secara teknis didasarkan pada keberadaan burung hantu tyto alba di kawasan dekat hamparan sawah milik kelompok tani sumber dan perlu didukung oleh seluruh anggota masyarakat baik kelompok tani bersangkutan, warga sekitar, maupun perangkat desa yang bertugas dalam pengaturan hukum dalam proses pelaksanaannya.
Pelabelan Kemasan Rempeyek “Aamana” Sebagai Upaya Peningkatan Jaminan Mutu Produk Diah Rina Kamardiani; Heri Akhmadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.214 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.360

Abstract

Pondok Pesantren Al-Bayan menyelenggarakan pendidikan dan pusat kegiatan belajar bagi anak-anakkurang mampu (dhuafa). Biaya operasional dan pendidikan diperlukan 50 juta rupiah per bulan.Sementara, mayoritas dana bersumber dari donatur dan iuran wali santri. Dalam mendukungkemandirian pondok telah mengembangkan usaha produksi peyek dan kevir sebagai produk aman dansehat. Ponpes belum mampu memanfaatkan peluang pasar alumni Jama’ah Haji Multazam yangdisebabkan kemasan peyek belum ada merk dan label. Selain itu, kapasitas produksi belum mampumemenuhi permintaan pasar, karena keterbatasan alat produksi. Oleh karenanya perlu peningkatansarana produksi, perbaikan mutu kemasan peyek, dan jaringan pemasaran on-line. Program perbaikanmutu kemasan peyek, diawali brainstorming dengan Mitra mengenai konsep dan filosofi merek. Lombadesain logo dan label kemasan peyek menghasilkan 2 desain label kemasan ukuran 200 gr dan 100 grdengan merek “Aamana” yang berarti percaya. Indikator program meningkatnya kontribusi kebutuhandana pondok belum terukur karena produksi peyek agak tersendat. Hal tersebut dikarenakan adanyaperubahan pengelolaan usaha peyek. Selain itu, Mitra masih proses mengajukan ijin PIRT dari DinasKesehatan Kabupaten Sleman sehingga belum berani memperluas peluang pasar melalui jaringanpemasaran pada jamaah Haji Multazam.
PENGUATAN USAHA MANDIRI MELALUI BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM BIOFLOK Diah Rina Kamardiani; Triyono Triyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.585 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.798

Abstract

Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Muhammadiyah Seyegan didirikan pada Tahun 2006 yang berada di bawah naungan perserikatan Muhammadiyah. Salah satu misi Panti Asuhan adalah “Mengembangkan minat dan bakat wirausaha anak asuh dengan mengeksplorasi jiwa kewirausahaannya”. Anak asuh yang berada dalam panti pada tahun 2020 sebanyak 18 anak yang terdiri dari 12 putri, 6 laki-laki dengan kondisi anak 3 piatu dan 15 dhuafa yang mayoritas sekolah tingkat lanjut di SMK Muhammadiyah Seyegan. Kebutuhan konsumsi Lauk pauk sehari-hari yang mengandung protein hanya telor yang selalu siap disediakan pihak panti, dan variasinya tahu tempe. Tetapi jarang untuk konsumsi ikan atau daging. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan alih teknologi budidaya ikan nila dengan sistem Bioflok untuk memenuhi kebutuhan konsumsi anak panti. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahapan yaitu : Pelatihan dan implementasi teknologi budidaya ikan menggunakan sistem Bioflok. Kegiatan awal yaitu penyuluhan untuk memberikan pengetahuan tentang budidaya ikan nila dengan sistem bioflok, dan praktek implementasi budidaya ikan dengan sistem bioflok. Program pengabdian mendapat respon yang baik dari pihak pengurus panti dan peran serta anak asuh dalam pembuatan bioflok dan perawatan ikan nila.