Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Akuntansi Persediaan Berdasarkan PSAK 14 Pada PT Mayor Indah Tbk Indri Cahya Putri; Desi Pujiati
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2024.v1i1.10884

Abstract

Persediaan merupakan salah satu unsur vital dalam kegiatan operasional perusahaan yang memiliki peranan penting dalam perolehan keuntungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan klasifikasi, pengukuran, pengungkapan, pengakuan dan penilaian telah sesuai dengan PSAK 14. Perusahaan PT. Mayora Indah Tbk telah berkembang menjadi salah satu perusahaan Fast Moving Consumer Goods Industry (FMCG) yang telah diakui keberadaannya secara global. Alat analisis yang digunakan analisis deskriptif, kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian : 1) Klasifikasi persediaan adalah barang dagang pada PT. Mayora Tbk sudah sesuai dengan PSAK paragraf 37, 2) Pengukuran persediaan dinilai berdasarkan mana yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto pada PT. Mayora Indah Tbk. sudah sesuai dengan PSAK 14 paragraf 11,12, 3) Pengungkapan persediaan adalah tidak terdapat cadangan penurunan nilai dan persediaan barang usang, tidak terdapat persediaan yang dijadikan jaminan hutang bank pada PT. Mayora Indah Tbk sudah sesuai PSAK paragraf 36, 4) Pengakuan persediaan adalah persediaan diakui sebagai beban pada saat terjadinya pada PT. Mayora Indah Tbk  sudah sesuai dengan PSAK paragraf 34, 5) Penilaian persediaan adalah menggunakan metode rata-rata tertimbang dengan cara menghitung total nilai persediaan dengan total unit persediaan yang ada pada PT. Mayora Indah Tbk sudah sesuai dengan PSAK 14 paragraf 24.
Kinerja Economic Value Added dan Market Value Added Berpengaruh Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Telekomunikasi Agnesia Julie Puspita; Desi Pujiati
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2024.v1i1.10882

Abstract

Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Saham telekomunikasi merupakan saham dari perusahaan telekomunikasi yang menawarkan produk dan jasa. Pentingnya return saham yang dihasilkan perusahaan Telekomunikasi untuk menunjukkan kualitas perusahaan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Economic Value Added (EVA) terhadap return saham dan Market Value Added (MVA) terhadap return saham perusahan Telekomunikasi yang terdaftar di BEI periode 2018 – 2022 serta pengaruh kedua variabel tersebut secara bersamaan terhadap return saham. Metode penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor telekomunikasi pada laporan keuangan tahunan yang diambil melalui website perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Tahap uji yang dilakukan adalah : uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji t (parsial) dan uji determinasi R2. Pilihan Purposive sampling pada perusahaan Telekomunikasi dengan alat analisis linier berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kinerja EVA berpengaruh  terhadap tingkat return saham. kinerja MVA berpengaruh  terhadap tingkat return saham. Kinerja EVA dan MVA mampu menjelaskan tingkat return saham pada perusahaan Telekomunikasi selama periode 2018-2022 dengan prosentase 83,7%.
Workshop Efektivitas Pencatatan Manajemen Penjualan Berbasis Website Katalog dan Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM Uberman Pondok Cina Desi Pujiati; Dwi Widiastuti; Herry Susanto; Dewi Putrie Lestari; Nola Marina
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1961

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal perubahan pola konsumsi masyarakat dan peningkatan persaingan pasar. Ketergantungan pada metode pemasaran konvensional dan minimnya kemampuan manajerial menjadi hambatan dalam menjaga keberlanjutan usaha. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mengukur efektivitas manajemen penjualan yang dapat dilihat dari penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu, kegiatan Workshop efektivitas pencatatan manajemen penjualan berbasis website katalog dan penyusunan laporan keuangan pada UMKM Uberman Pondok Cina menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dalam menyusun laporan keuangan melalui pencatatan penjualan aplikasi katalog berbasis website kepada pelaku UMKM, khususnya komunitas UMKM Uberman Pondok Cina. Kegiatan workshop dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan UMKM Uberman. Pendampingan secara langsung diberikan kepada UMKM dalam penggunaan aplikasi katalog menggunakan smartphone. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman UMKM Uberman dalam menyusun laporan keuangan yang mudah dipahami dan diterapkan dalam bisnis UMKM. UMKM Uberman yang sebelumnya kesulitan dalam mencatat penjualan dalam penyusun laporan keuangan, kini dapat membuat laporan yang membantu dalam memantau kondisi keuangan usaha melalui aplikasi katalog.
Implementation of PSAK 241: Recognition, Measurement, and Disclosure of Biological Assets at PT. DSN Reni Devia Ningsih; Desi Pujiati
Growth: Journal Management and Business Vol. 4 No. 01 (2026): June 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/growth.v4i01.1584

Abstract

Agricultural activities produce biological assets consisting of non-bearing plants, bearing plants, and harvested produce in the form of Tandan Buah Segar (TBS), which hold material value in the financial statements of plantation companies. This research aims to analyze the appropriateness of the recognition, measurement, and disclosure of biological assets at PT. DSN East Kalimantan based on Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 241. The research method used is a qualitative method with a descriptive-comparative approach. The research data consisted of secondary data obtained from the financial statements and notes to the financial statements of PT. DSN. The company’s accounting practices were systematically compared with the predetermined requirements of PSAK 241 through descriptive-comparative document analysis. The results of the research indicate that the recognition of biological assets at PT. DSN is in accordance with PSAK 241, whereby biological assets are recognized when the company has control over the assets, there are future economic benefits, and the value of the assets can be measured reliably. Regarding measurement, PT. DSN applies the historical cost method, which is permitted under PSAK 241 when the fair value of biological assets cannot be reliably measured. Furthermore, regarding disclosure, PT. DSN has disclosed the types of biological assets it holds, the classifications of Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) and Tanaman Menghasilkan (TM), as well as the measurement basis used in the financial statements.