Persediaan merupakan salah satu unsur vital dalam kegiatan operasional perusahaan yang memiliki peranan penting dalam perolehan keuntungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan klasifikasi, pengukuran, pengungkapan, pengakuan dan penilaian telah sesuai dengan PSAK 14. Perusahaan PT. Mayora Indah Tbk telah berkembang menjadi salah satu perusahaan Fast Moving Consumer Goods Industry (FMCG) yang telah diakui keberadaannya secara global. Alat analisis yang digunakan analisis deskriptif, kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian : 1) Klasifikasi persediaan adalah barang dagang pada PT. Mayora Tbk sudah sesuai dengan PSAK paragraf 37, 2) Pengukuran persediaan dinilai berdasarkan mana yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto pada PT. Mayora Indah Tbk. sudah sesuai dengan PSAK 14 paragraf 11,12, 3) Pengungkapan persediaan adalah tidak terdapat cadangan penurunan nilai dan persediaan barang usang, tidak terdapat persediaan yang dijadikan jaminan hutang bank pada PT. Mayora Indah Tbk sudah sesuai PSAK paragraf 36, 4) Pengakuan persediaan adalah persediaan diakui sebagai beban pada saat terjadinya pada PT. Mayora Indah Tbk sudah sesuai dengan PSAK paragraf 34, 5) Penilaian persediaan adalah menggunakan metode rata-rata tertimbang dengan cara menghitung total nilai persediaan dengan total unit persediaan yang ada pada PT. Mayora Indah Tbk sudah sesuai dengan PSAK 14 paragraf 24.