Herawati
SMP Negeri 4 Muara Bungo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI KELAS VII SMPN 4 MUARA BUNGO Herawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas VII. Siswa kurang aktif mengikuti pelajaran, karena siswa kurang tertarik pada cara penyajian materi yang banyak berpusat pada guru yang menggunakan metode ceramah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah dengan menggunakan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII SMP Negeri 4 Muara Bungo?” Hasil penelitian ini adalah 1. Perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang di dalamnya tercakup penyusunan materi pelajaran, penggunaan media, pendekatan dan metode, serta penilaian. 2. Pelaksanaan pembelajaran terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam merumuskan pertanyaan, pemahaman terhadap materi, membangkitkan keberanian siswa dalam mengemukakan pertanyaan, melatih siswa menjawab pertanyaan dan siswa akan lebih mengerti makna kerjasama dalam menemukan pemecahan suatu masalah. 3. Penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di SMP Negeri 4 Muara Bungo. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan I adalah 65 dengan tingkat ketuntasan 50%. Mengalami peningkatan pada siklus I pertemuan II sebesar 4,5% menjadi 69,5 dengan tingkat ketuntasan 60%. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II pertemuan I adalah 77 dengan tingkat ketuntasan 70%. Mengalami peningkatan pada siklus II pertemuan II sebesar 12,5% menjadi 89,5 dengan tingkat ketuntasan 100%. Disarankan bagi guru dapat menerapkan proses pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar sehingga guru bisa mengetahui peningkatan kualitas dalam pembelajaran IPS.