Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STEAM-PBL PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA Siti Suryaningsih; Manda Rahmawanti; Tri Suciati
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v6i3.12811

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui statistik deskriptif keterampilan berpikir kreatif, penggolongan kategori indikator keterampilan berpikir kreatif, hasil poster, dan nilai rata-rata poster. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, sampel 65 siswa kelas XI IPA MAN di Jakarta, Teknik purposive sampling. Instrumen kuesioner berdasarkan indikator keterampilan berpikir kreatif, dianalisis menggunakan IBM SPSS v25. Hasil penelitian semua indikator keterampilan berpikir kreatif katagori sedang, fluency (73,8%), flexibility (70,8%), originality (56,9%), dan elaboration (72,3%). Nilai poster MIPA 1 (82,88), MIPA 2 (81,80) dan MIPA 3 (88.28). Pendekatan STEAM-PBL mampu membangun keterampilan berpikir kreatif siswa materi hidrolisis garam. Implikasinya melalui PBL disertai pemanfaatan teknologi berupa media Nearpod dapat berkontribusi pada keterampilan berpikir kreatif siswa.
Pemanfaatan Media Internet sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia pada Materi Makromolekul Tri Suciati
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i2.2824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia peserta didik pada materi makromolekul melalui pemanfaatan media internet sebagai sumber belajar di kelas XII D MA Negeri 19 Jakarta. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 81,47 pada pra tindakan menjadi 82,06 pada Siklus I dan 88,82 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 67,65% pada pra tindakan menjadi 76,47% pada Siklus I, hingga mencapai 100% pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media internet sebagai sumber belajar mampu meningkatkan hasil belajar kimia sekaligus mendorong keaktifan dan kemandirian belajar peserta didik. Oleh karena itu, media internet direkomendasikan sebagai salah satu alternatif sumber belajar yang dapat diintegrasikan secara terencana dalam pembelajaran kimia maupun mata pelajaran lainnya untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.