p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lantera Widya
I Gede Jaya Putra
STD Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

WORKSHOP MENGGAMBAR DENGAN CHARCOAL DI CUSH CUSH GALLERY DENPASAR I Gede Jaya Putra
Jurnal Lentera Widya Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Lentera Widya Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v2i1.100

Abstract

This journal discusses the drawing workshop using charcoal techniques and materials. Based on observations in the field, many children who still do not understand themselves related to the creativity that can be produced. Children are a very free phase, full of honesty, passionate and brave in doing actions that are able to express themselves. However, there are several factors that cause many expressions of children to not surface. Expressions related to emotions and feelings lead to one understanding, namely art. One type of art that is able to bring out the expression of children is drawing. Drawing has many techniques, one of which is by using charcoal as a way of expressing it. So drawing with charcoal is used as a workshop approach for children, as a means to understand themselves and bring out their creativity. Workshop activities initiated by the Cush Cush gallery and again Bali were held on July 13, 2019 at the Cush Cush gallery, aimed at educating children, providing awareness of art, to understanding life and making art as a provision for the future, in taking on the work world its orientation on creative people. Keyword : Charcoal, Creativity, Drawing, Expression, Workshop.
JURI LOMBA GAMBAR OGOH-OGOH : KREATIVITAS DIKALA PANDEMI I Gede Jaya Putra
Jurnal Lentera Widya Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Lentera Widya Juni 2021
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v2i2.202

Abstract

ABSTRAK Jurnal ini membahas tentang proses pengabdian masyrakat yakni menjadi juri lomba Gambar Ogoh-ogoh di Seminyak – Bali. Berdasarkan Pengamatan di lapangan, situasi pandemi seolah menghambat kinerja kreativitas layaknya festival ogoh-ogoh, sehingga peristiwa seni tahunan di Bali menjadi begitu miris, masyarakat menyayangkan kondisi tersebut dan berharap adanya kreatifitas-kreatifitas baru yang muncul untuk kembali menyalakan spirit optimis masyarakat Bali, khususnya masyarakat Seminyak. Penawaran dari berbagai jenis kegiatan bermunculan, terutama dalam konteks merespon festival ogoh-ogoh, dari ide menghadirkan ogoh-ogoh mini sampai pada hanya sket ogoh-ogoh, yang awalnya hanya sebatas pameran serta menjelma sebagai perlombaan. Sehingga dengan konteks perlombaan, Gambar ogoh-ogoh dirasa paling tepat sebagai daya ekspresi terutama dalam hal meneriakan kreativitas. Adapun metode perlombaan dibagi menjadi dua jenis, yakni lomba like terbanyak dan lomba yang memang melibatkan tenaga juri seni professional. System perlombaan merukapan kesepakatan dari pihak penyelenggra yakni LPM Seminyak dan Dewan juri. Lomba Gambar Ogoh-Ogoh mengambil tema Pandemi yang dimaksudkan sebagai kesadaran di dalam melihat fenomena terkini dan divisualkan kedalam konteks gambar ogoh-ogoh. Lomba dilaksanakan dibulan Maret 2021 dengan tujuan mengganti festival seni Ogoh-ogoh yang rutin dilaksnakan setiap tahun serta meningkatkan kreatifitas masyarakat sekelurahan Seminyak. Kata kunci : Juri, Kreatifitas, Lomba, Menggambar, Ogoh-Ogoh
SENI, IMAJINASI DAN PANDEMI SEBAGAI WACANA DALAM MATERI DISKUSI PADA EVENT PAMERAN PASCA IMAJINER DI JHUB BALI I Gede Jaya Putra
Jurnal Lentera Widya Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Lantera Widya Desember 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v4i1.468

Abstract

Jurnal ini membahas tentang acara diskusi dengan judul Seni, Imajinasi, Pandemi; studi kasus masyarakat Seminyak. Berdasarkan pengamatan dilapangan, masyarakat badung khususnya Seminyak mengalami sindrom pesimis akibat pandemi berkepanjangan yang berimbas pada mata pencaharian yakni pariwisata. Dengan mengajukan seni yang berbasis pada imajinasi sebagai salah satu upaya dalam keberlanjutan seni dan pariwisata, untuk kembali meraih spirit optimis masyarakat badung. Seni menjadi wilayah ekspresi personal yang akan berbeda-beda disetiap insan, ditambah pula dengan daya imajiner yang berbeda pula, akan mampu menghasilkan karya yang berimbas pada kesadaran masyarakat. Karya tersebut akan menjelma sebagai siasat edukasi yang pada akhirnya mampu menjadi benang merah dalam mengalirkan nilai dan energi positif. Kegiatan diskusi yang diinisiasi oleh JHUB Bali serangkaian dengan event pameran Pasca Imajiner dilaksanakan pada sabtu, 6 november 2021 bertempat di JHUB Bali, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan memberikan kesadaran terkait strategi dalam membuka celah baru, semisal industry kreatif yang dapat dijadikan sarana mata pencaharian.