Masa remaja sebagai masa dimana perubahan fisik, mental dan sosial ekonomi terjadi dan merupakan titik rawan karena remaja selalu mempunyai sifat ingin tahu dan mempunyai kecendrungan mencoba hal-hal baru. Kenyataan bahwa kehamilan pada remaja dibawah 20 tahun makin meningkat dan menjadi masalah. Seks pra nikah dan perkawinan remaja menyebabkan terjadinya kehamilan di usia remaja dengan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan. Berbagai faktor mempengaruhinya yaitu faktor internal seperti kematangan organ seks yang terlalu cepat, emosi yang belum stabil, rasa ingin tahu dan pengetahuan tentang seks yang kurang atau salah. Sedangkan faktor eksternal seperti pergaulan hidup bebas, faktor lingkungan seperti keluarga, media massa, teman sebaya, permisivitas dan kecerobohan dalam prilaku seks, terbatasnya pelayanan reproduksi untuk kalangan remaja, status sosial ekonomi, dibesarkan dalam keluarga dengan satu orang tua, dan pendidikkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan pada remaja di Kabupaten Lampung Timur. Rancangan penelitian merupakan studi case control. Populasi penelitian adalah seluruh remaja wanita baik yang hamil maupun yang tidak hamil yang ada di Kabupaten Lampung Timur Tahun 2011 dengan sampel berjumlah 270 orang, terdiri dari 135 kelompok kasus dan 135 pada kelompok kontrol. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat hubungan antara kehamilan pada remaja dengan pengetahuan tentang seksualitas d(p= 0,000), prilaku seksual (p= 0,000), pengaruh teman sebaya (p= 0,020), pengaruh media informasi (p=0,000).