Pedoman Kewaspadaan Umum (KU) pada pelayanan kebidanan merupakan cara yang efektif untuk mengurangi kejadian penularan infeksi seperti HIV, HBV, dan HCV terhadap tenaga kesehatan dan pasien. Prevalensi HIV, HBV, dan HCV yang meningkat, meningkat risiko tenaga kesehatan yang tertular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pelaksanaan KU pada pelayanan kebidanan di RSUD Ahmad Yani Metro. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan analitik cross sectional. Populasi adalah seluruh petugas kesehatan yang melakukan pelayanan kebidanan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampling jenuh yaitu sebanyak 30 orang yang diperoleh dari Ruang Kebidanan, Poli kebidanan, dan Kamar Operasi. Pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh kepatuhan pelaksanaan KU pada pelayanan kebidanan secara bermakna dengan faktor-faktor: usia (p value 0,000 dan OR-0,038), lama bekerja (p value 0,001 dan OR=21,7), pengetahuan (p value 0,014 dan OR=7,7), pelatihan (p value 0,000 dan OR=3,69), dan faktor yang tidak terdapat pengaruh adalah jenis profesi (p value -,141). Perlunya RSUD Jendral Ahmad Yani Metro meningkatkan pengetahuan tentang KU dengan cara sosialisasi atau pelatihan tentang KU. Petugas Kesehatan perlu meningkatkan kepatuhan pelaksanaan KU pada prosedur tindakan cuci tangan pada prosedur pengelolaannlmbah serta sanitasi tuangan sebagai prinsip utama yaitu menjaga hygiene individu, hygiene sanitasi ruangan dan sterilisasi peralatan.