Mursida Musida
Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Jalan Poros Makassar Parepare Km.83. Kec.Mandalle Kab.Pangkep 90655 Sulawesi Selatan Telepon (0410)2312703, 2312704

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Larutan Alkali pada Proses Deasetilasi dari Berbagai Bahan Baku Kitosan Mursida Mursida; Tasir Tasir; Sahriawati Sahriawati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.648 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i2.23091

Abstract

Bahan organik utama yang terdapat pada kelompok hewan crustaceae, insekta, fungi, moluska,arthropoda disebut kitin. Serbuk kitin dideasetilasi untuk memperoleh senyawa kitosan. Karakterisasikitosan yang sangat penting adalah derajat deasetilasi (DD) yang tergantung pada jenis bahan baku danproses produksinya. Deasetilasi merupakan proses penghilangan gugus asetil dengan cara penambahanlarutan alkali. Efektifitas jenis alkali pada beberapa sumber perlu diteliti untuk mendapatkan kemurniankitosan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis alkali (NaOH, KOH dan CaOH2)yang paling efektif pada proses deasetilasi serbuk kitin serta menentukan karakteristik kitosan yangdihasilkan. Sumber kitin yang di deasetilasi dari cangkang kepiting bakau, cangkang rajungan, kulit udangwindu, kulit udang vannamei, cangkang kerang hijau dan cangkang bekicot. Penelitian terdiri atas dua tahap,tahap pertama adalah preparasi bahan baku dan analisis kandungan kimia bahan baku, sedangkan tahapkedua yaitu produksi dan karakterisasi kitosan. Analisis yang dilakukan terdiri dari analisis kandungankimia, derajat deasetilasi dan kadar N kitosan. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik kitosan yangdihasilkan yaitu rendemen 4,25-28,43%, abu 0,42-1,30%, N-total 5,08-5,73%, derajat deasetilasi 83,40-83,45%. NaOH merupakan alkali yang cenderung lebih baik memberikan derajat deasetilasi kitosantertinggi dari masing-masing sumber bahan baku kitosan.
KARAKTERISASI FILAMEN TELUR IKAN TERBANG SEBAGAI PENYEDAP RASA ALAMI Mita Gebriella Inthe; Tasir; Muhammad Fadri; Syamsuar; Mursida
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/8hqyhp53

Abstract

Filamen telur ikan terbang berpotensi dimanfaatkan sebagai penyedap rasa alami karena mengandung asam glutamat tinggi, yang berperan sebagai pembentuk rasa umami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik fisikokimia filamen telur ikan terbang serta menilai potensi penggunaannya sebagai penyedap rasa alami. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan suhu pengeringan menggunakan oven, yaitu 50°C, 60°C, dan 70°C. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar protein, serta uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tekstur. Perlakuan suhu 70°C menghasilkan skor sensori tertinggi dan paling disukai panelis, dengan kadar protein sebesar 27,95% yang melampaui standar minimum (7%) menurut Standar Nasional Indonesia (SNI). Namun, kadar air sebesar 5,64% masih melebihi batas maksimum SNI (<4%). Dengan demikian, filamen telur ikan terbang berpotensi sebagai bahan penyedap rasa alami dengan nilai gizi tinggi, tetapi diperlukan optimasi proses pengeringan agar kadar air memenuhi standar mutu.