p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Sri Hayati
a:1:{s:5:"en_US";s:32:"universitas pendidikan indonesia";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pemahaman Remaja terhadap Bahaya Penggunaan Kosmetik Berbahan Dasar Merkuri Dian Puspita sari; Muhammad Fathir Nucholis; Nazma Navishya Zhilwa; Sri Hayati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2688

Abstract

Saat ini semakin banyak produk kosmetik yang digunakan remaja tanpa memahami bahaya dari kandungan yang ada dalam produk tersebut. Salah satunya adalah zat merkuri yang kerap dijumpai dalam krim pemutih wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase remaja dalam memahami bahaya kosmetik berbahan dasar merkuri. Data penelitian ini didapat dengan metode kuesioner pada berbagai siswa dan mahasiswa dari beberapa sekolah dan perguruan tinggi. Dalam penelitian ini, kami bertujuan mengeksplorasi pemahaman remaja dengan rentan usia 15 hingga 25 tahun dan dibedakan berdasarkan usia dan respon mereka terhadap pemakaian kosmetik berbahan dasar merkuri. Hal ini juga bertujuan untuk melihat persentase seberapa banyak anak remaja yang tidak memiliki pemahaman terkait bahaya kosmetik berbahan dasar merkuri ataupun yang tidak peduli dengan bahaya merkuri meski mereka sudah memahami bahayanya. Penelitian ini mengumpulkan data dengan cara melakukan pendekatan kuantitatif berupa pengisian kuesioner atau survey untuk mendapatkan hasil terkait analisis pemahaman remaja terhadap bahaya kosmetik berbahan dasar merkuri. Didapatkan hasil bahwa dari 50 responden terdapat 68% responden yang paham terkait bahaya merkuri, 26% responden yang kurang paham dan 6% responden yang tidak paham terkait bahaya dan dampak merkuri pada kosmetik. Oleh sebab itu, dibutuhkan sosialisasi bagi remaja untuk menambah pemahaman terkait bahaya penggunaan produk kosmetik berbahan dasar merkuri.