M. Romi
STAI Hubbulwathan Duri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literature Study Analysis of the Role of Accounting and Finance Indexed Journals Sinta 3 ARPIZAL .; Sari .; M. Romi
Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam Vol 6, No 1 (2022): Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam
Publisher : Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid tidak hanya tempat melaksanakan ibadah sholat semata namun Banyak macam fungsi dari masjid . Pertama, masjid menjadi tempat pemenuhan rohani umat Islam. Kedua, masjid menjadi tempat penyelesaian masalah di bidang sosial melalui kegiatan yang bersifat memberi bantuan kepada masyarakat. Ketiga, masjid memiliki potensi yang kuat di bidang pendidikan. Keempat, masjid memiliki potensi ekonomi jika zakat, infak dan shadaqah dari umat dikelola dan disalurkan untuk membantu usaha produktif masyarakat, pendirian lembaga syariah, dan koperasi. Kelima, masjid dapat membentuk karakter masyarakat menjadi lebih baik. Oleh karena itu, sejumlah penelitian terkait akuntansi dan pengelolaan keuangan masjid telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengkaji 58 artikel nasional dan internasional terkait akuntansi dan pengelolaan keuangan masjid yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penelitian terbanyak dilakukan pada tahun 2017 dan paling sedikit 2019 sedangkan Indonesia dan Malaysia menjadi dua negara teratas. dimana studi dilakukan. Selain itu, perbandingan antara penelitian kuantitatif dan metode gabungan masih kalah dibandingkan dengan pendekatan kualitatif. Selain itu, sebagian besar topik penelitian lebih fokus membahas tentang pengelolaan dan akuntabilitas masjid.
PERILAKU KONSUMTIF MASYARAKAT BERBELANJA ONLINE MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DI RT 04 RW 07 DESA TAMBUSAI BATANG DUI Hesty Irma Ningsih; M. Romi
Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam Vol 7, No 2 (2023): Finest: Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam
Publisher : Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Konsumtif Masyarakat Berbelanja Online Menurut Perspektif Ekonomi Islam Di RT 04 RW 07 Desa Tambusai Batang Dui, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif masyarakat dalam berbelanja online. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Perilaku konsumtif masyarakat RT 04 RW 07 tercermin pada perilaku yang menunjukan adanya berbelanja untuk menjaga penampilan diri agar terlihat menarik dan modis sehingga masyarakat merasa percaya diri dengan apapun yang mereka pakai. Dan banyak masyarakat belanja karena adanya diskon yaitu perilaku belanja online masyarakat karena adanya sistem pemotongan beberapa persen dari harga asli produk sehingga harga yang ditawarkan berkurang. Dan masyarakat belanja selain mengikuti trend yang ada, belanja juga di pengaruhi oleh iklan, dimana iklan menjadi salah satu strategi pemasaran yang digunakan untuk mempengaruhi perilaku serta pikiran seseorang sehingga orang tersebut terbujuk untuk membeli produk-produk online. Jika ditinjau pada ekonomi islam hal tersebut belum sesuai karena masyarakat menggunakan uangnya untuk keinginan semata, tidak untuk kebutuhan. Masyarakat diharapkan agar mengurangi pembelian barang yang tidak dibutuhkan agar terhindar dari perilaku konsumtif.
STRATEGI MASYARAKAT MELAYU BUNGURAN PESISIR NATUNA UNTUK MEMPERTAHANKAN HIDUP DALAM PERSPEKTIF BUDAYA MELAYU AGAMIS mursalin maggangka; januariusdi .; M. Romi
Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam Vol 6, No 2 (2022): Finest: Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam
Publisher : Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam penelitian ini penulis akan meneliti bagaimana strategi masyarakat Melayu Bunguran Pesisir Natuna untuk mempertahankan hidup dalam perspekif budaya Melayu yang agamis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, artinya kesimpulan dan analisis data menggunakan kata-kata, kalimat yang dilakukan dengan cara menceritakan dan menggambarkan dengan bahasa yang mudah dimengerti tanpa menggunakan rumus statistik. Sumber data dalam penelitian ini adalah Masyarakat Melayu Bunguran Pesisir Natuna. Data tersebut diperoleh dari hasil pengamatan langsung dilapangan, hasil wawancara dan mencari data tambahan dari pihak yang mengetahui aktifitas mereka. Penelitian ini mendapati bahwa dalam mempertahankan kehidupan masyarakat Melayu Bunguran pesisir Natuna mereka mengandalkan empat hal yaitu berkebun, berkarang, berburu dan bermain. Empat hal ini sudah menjadi kebiasan tata cara masyarakat Melayu Bunguran pesisir Natuna dalam Bertahan hidup. Berkebun mereka lakukan untuk menopang kebutuhan dasar dari makanan pokok sehari-hari, sperti beras, jagung, ubi kayu, sayur mayur. Berkebun tanaman keras sebagai penopang hidup hari tua seperti kelapa dan karet yang bisa dipanen setiap hari, cengkeh dan buah-buahan seperti durian yang bisa dipanen musiman setahun sekali. Untuk memenuhi kebutuhan akan lauk pauk masyarakat Melayu Bunguran pesisir Natuna mencari sendiri dilaut dengan berkarang. Berkarang dilakukan mengikuti pasang surut air laut. Berkarang mencari ikan dan beberapa biota laut lainnya yang ditemukan, yang dapat dimakan sebagai lauk nasi, dan ubi dirumah. Berburu merupakan kegiatan untuk menjaga kebun dari hama babi hutan dan moyet. Bahkan berburu juga dilakukan untuk mencari hasil hutan lainnya yang menjadi sumber pengidupan. Hasil hutan itu seperti, madu hutan dan beberapa jenis hewan yang bisa dimakan terutama pelanduk. Bermain merupakan aktifitas refresing atau hiburan disela-sela kesibukan berkebun. Bermain juga digunakan sebagai sarana silaturahmi dan berkumpul atara kelompok masyarat satu dengan kelompok masyarakat lainnya. Dengan bermain masing-masing kelompok masyarakat Melayu Bunguran pesisir Natuna akan bertemu dan berbagi cerita akan pengalaman masing-masing.