Ria Wiyatfi Linsiya
Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Komunikasi Efektif pada Pasangan yang Menikah Muda Nurlaela Widyarini; Ria Wiyatfi Linsiya; Ainun Nur Fitriyana; Asiva Salma
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.8910

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi efektif pada pasangan yang menikah muda dengan metode pelatihan. Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember, terdapat 221 kasus pernikahan usia dini selama tahun 2020. Desa Plalangan Kecamatan Kalisat merupakan desa dengan jumlah kasus tertinggi berdasarkan usia perempuan yaitu sebanyak 43 kasus. Kemampuan komunikasi merupakan salah satu permasalahan kunci yang dihadapi pada pasangan yang menikah dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendasarkan diri pada orientasi keunggulan Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2020-2024, yaitu inovasi model sosial dan ipteks untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.  Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2023 di Balai Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Topik dalam kegiatan pengabdian adalah pelatihan komunikasi efektif pada pasangan yang menikah muda di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Terdapat 26 peserta (rerata usia 22 tahun; SD=2,14) yang merupakan pasangan yang menikah muda, di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember dan sekitarnya. Pelatihan komunikasi efektif dikembangkan berdasarkan Relationship Rules Theory. Pelatihan komunikasi efektif dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang keterbukaan, kemampuan mendengarkan dan menyampaikan pesan secara verbal dan non-verbal pada pasangan. Peserta laki-laki dan perempuan memiliki pemahaman yang sama tentang komunikasi efektif pada pasangan. Pelatihan ini dapat dipertimbangkan menjadi bagian dari program pendampingan bagi masyarakat, khususnya pada pasangan yang menikah muda di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat.    This community service aims to improve the effective communication skills in early marriage couples using the training method. Based on data from the Jember Regency Office of Women's Empowerment, Child Protection, and Family Planning (DP3AKB), there were 221 cases of early marriage in 2020. Plalangan Village, Kalisat District, has the highest number of cases based on the age of the women, with 43 cases. Communication skills are one of the key problems faced by couples who marry early. This community service activity is based on the excellence orientation of the 2020-2024 Community Service Strategic Plan, namely social model innovation and science and technology to improve the welfare of rural communities. This field of service focuses on exploring Pandhalungan culture based on multi-ethnic values in society. Community service activities include effective communication training for young married couples in Plalangan Village, Kalisat District, Jember Regency. There were 26 participants (mean age 22 years; SD=2.14) who were couples who married young in Plalangan Village, Kalisat District Jember Regency, and its surroundings. Effective communication training was developed based on the Relationship Rules Theory. Effective communication training can increase participants' understanding of openness and the ability to listen and convey messages verbally and non-verbally to partners. Male and female participants had the same understanding of effective communication in partners (t=0.301; p>0.05). This training can be considered part of a community mentoring program, especially for young married couples in Plalangan Village, Kalisat District.