Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimizing Small Business Management through Collaborative Training and Education in Business Applications Ana Sopanah; Zahir Rusyad; Zulkarnain Zulkarnain
TGO Journal of Community Development Vol. 1 No. 2 (2023): July - December
Publisher : Trescode Green Organization

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56070/jcd.2023.008

Abstract

The purpose of this activity is to empower MSMEs and prospective MSMEs in the Malang City, Malang Regency and Batu City areas with knowledge and skills in digital marketing, so that they can increase the visibility, sales and growth of their business in the rapidly growing digital era. . The methods used in this digital marketing workshop include in-depth presentations by experienced facilitators, interactive discussions to share experiences and understanding, as well as practical exercises to apply concepts in real situations. Apart from that, there are also case analysis sessions, self-studies, and participants' active involvement in solving digital marketing challenges relevant to their business. The result of this digital marketing workshop activity is an increase in participants' understanding and skills in digital marketing, which allows them to design and implement more effective marketing strategies online. Participants are also able to recognize new opportunities in the digital business world and have the ability to optimize the use of digital tools to increase the visibility, engagement and sales of their business.
Relevansi Prinsip Inspanning Verbintenis dalam Transaksi Terapeutik Pada Bidang Tindakan Medis Estetika Maria Savvyana Saputra; Purnawan D Negara; Zahir Rusyad
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.6012

Abstract

Layanan tindakan medis estetika berkembang sangat pesat dan mengalami komodifikasi sehingga sebagian masyarakat memandangnya sebagai transaksi komersial yang menuntut hasil pasti (resultaat verbintenis), padahal secara doktrinal hubungan hukum antara dokter dan pasien bersifat perikatan upaya (inspanning verbintenis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan karakteristik prinsip inspanning verbintenis dalam transaksi terapeutik, batas tanggung jawab dokter estetika ketika pasien menuntut hasil tertentu, serta implikasi hukum terhadap sengketa akibat hasil estetika yang tidak sesuai harapan pasien. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak terapeutik dalam tindakan medis estetika, baik non-invasif, minimal invasif, invasif, rekonstruktif, maupun gigi dan mulut, tetap berada dalam kerangka inspanning verbintenis karena hasil tindakan dipengaruhi oleh faktor anatomis, biologis, dan respons individual pasien yang tidak dapat dikendalikan secara penuh oleh dokter. Batas tanggung jawab dokter ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar profesi, standar prosedur operasional, prinsip kehati-hatian, dan kualitas informed consent, bukan oleh tercapai atau tidaknya hasil visual yang diharapkan pasien. Promosi layanan yang menjanjikan hasil pasti dapat menggeser konstruksi hukum menjadi resultaat verbintenis dan membuka ruang gugatan wanprestasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi informed consent, pengaturan promosi layanan estetika yang lebih spesifik, serta pemahaman pasien mengenai karakter perikatan upaya dalam layanan medis estetika.