Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa melalui Workshop Produk Rumah Tangga Sabun Cuci Piring dalam Perspektif Ekonomi Islam Novan Wicaksana; Nuni Asnita Barasa; Muhammad Wirayuda; Erwan Efendi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 6 No. 1 (2026): April: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) 
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v6i1.10556

Abstract

Household spending on hygiene products often places an economic burden on low-income rural communities. Workshops on making liquid dish soap are one form of creative economic empowerment that can reduce spending while opening up opportunities for home-based businesses. This community service activity was carried out in Nagori Bandar Manik Village through counseling and hands-on practice in making liquid soap using easily obtainable ingredients. The results of the activity showed an increase in the community’s knowledge and skills in independently producing dishwashing soap. In addition, an economic analysis of the business showed that the production cost was Rp1,660 per package with a potential profit of Rp2,340 per unit, making it feasible to develop as a micro business. From an Islamic economic perspective, this program reflects the values of maslahah and ta’awun because it is able to maintain the sustainability of household economies and strengthen community independence. Thus, this activity is effective in increasing expenditure efficiency while encouraging the growth of creative home-based businesses.
Pengaruh Persepsi Qanun Syariah, Edukasi Pemerintah, dan Kepercayaan Masyarakat terhadap Minat Masyarakat Menggunakan Pegadaian Syariah di Aceh Singkil Nuni Asnita Barasa; Sugianto; Aqwa Naser Daulay
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi terhadap Qanun Syariah, dukungan pemerintah, dan kepercayaan masyarakat terhadap minat menggunakan Pegadaian Syariah di Kabupaten Aceh Singkil. Meskipun Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 telah menjadi landasan regulasi keuangan syariah, keberadaan regulasi belum tentu secara langsung meningkatkan minat masyarakat tanpa implementasi yang efektif dan kepercayaan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner berskala Likert terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap Qanun Syariah secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan Pegadaian Syariah, sedangkan dukungan pemerintah dan kepercayaan masyarakat berpengaruh positif dan signifikan. Kepercayaan masyarakat merupakan faktor paling dominan dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,582. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 78,3%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi kebijakan, edukasi keuangan syariah, serta peningkatan transparansi, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah untuk mendorong minat masyarakat. Keywords: Persepsi Qanun Syariah; Dukungan Pemerintah; Kepercayaan Masyarakat; Minat Masyarakat; Pegadaian Syariah ABSTRACT This study examines the effects of perceptions of Sharia Qanun, government support, and public trust on people’s intention to use Sharia Pawnshop services in Aceh Singkil Regency. Although Aceh Qanun Number 11 of 2018 provides a regulatory foundation for Islamic finance, regulation alone may not directly increase public interest without effective implementation and public trust. This study employed a quantitative associative approach using primary data collected through a Likert-scale questionnaire administered to 100 respondents selected through purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics version 26. The results indicate that perceptions of Sharia Qanun have no significant partial effect on the intention to use Sharia Pawnshop services, whereas government support and public trust have positive and significant effects. Public trust emerged as the most influential factor, with the highest standardized beta coefficient of 0.582. Simultaneously, the three independent variables significantly affect public intention, explaining 78.3% of its variation. These findings highlight the importance of strengthening policy implementation, expanding Islamic financial education, and enhancing transparency, professionalism, and compliance with Sharia principles to increase public interest in Sharia Pawnshop services. Keywords: Sharia Qanun Perception; Government Support; Public Trust; Public Intention; Sharia Pawnshop