Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. Gudang Garam Tbk Elexsi Yosefina Budiyon Poyk
Journal Economic Excellence Ibnu Sina Vol. 1 No. 3 (2023): September : Journal Economic Excellence Ibnu Sina
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/excellence.v1i3.292

Abstract

The aim of research at PT. Gudang Garam Tbk is (1) To find out the causes of fluctuations in Profit Loss at PT. Gudang Garam Tbk 2018-2021, (2) To determine the financial performance of PT. Gudang Garam Tbk in terms of the 2018-2021 Liquidity Ratio, (3) To determine the financial performance of PT. Gudang Garam Tbk in terms of the 2018-2021 Solvency Ratio, (4) To determine the financial performance of PT. Gudang Garam Tbk in terms of the 2018-2021 Profitability Ratio. The benefits of this research are (1) for the company, namely to find out the company's financial performance so as to provide an overview and consideration in making financial decisions in the future, (2) for readers to use as a reference in facing similar problems and as a means of knowledge, (3) For the author, namely to increase insight and application of theory. The data collection method used is to study the documentation of the Company's Financial Reports, namely the Balance Sheet, Profit and Loss and other company records from PT Gudang Garam Tbk which are downloaded via the internet. Based on the results of research assessing the performance of PT Gudang Garam Tbk by analyzing financial ratios in its development over the past four years, it is quite stable and healthy because the growth in assets is greater than the growth in debt. (1) The company's current ratio from 2018 to 2020 has increased every year, this proves the growth rate Companies that are growing rapidly are quite good and in 2021 there will be a decline but it can still be said to be quite good. (2) DAR and DER debt ratios in 2018, 2019 and 2021, the company's debt ratio is greater than in 2020. Where in 2020 the debt ratio decreased even though it was still above normal. (3) The ROA profitability ratio increased in 2020 and in 2021 there was a decrease in assets. Meanwhile, ROE reached its lowest point in 2021. However, in 2018 and 2019 it was above the standard average. This proves that the company's ROE is quite good. Based on the conclusions, the author suggests that if liquidity is too high, the company's liquid assets will be excessive and need to be used efficiently to increase profits, so as to avoid being too liquid, the company will have optimal liquidity, the company should maintain financial performance in terms of liquidity ratios, solvency and profitability because the financial performance in 2018 to 2021 was quite good.
Edukasi Literasi Financial Technology (Fintech) bagi Masyarakat Kampung Baru, Kelurahan Oesao Berbasis Praktik Nyata Antonius Andrias Reis Tanesi; Elexsi Y.B Poyk; Dorianci Puay; Anisa Leonita P. Mone Kadja
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Juni : Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v3i2.566

Abstract

This Community Service was carried out in Kampung Baru,jalan Timor Raya KM 8 Kelurahan Oesao,kecamatan Kupang Timur. Kabupaten Kupang on June 16, 2025 with the aim of increasing public understanding of Financial Technology (FinTech) as part of digital financial literacy. The activity began with a pre-test to identify the community's initial knowledge, continued with the delivery of material through an interactive lecture method, a simulation of the digitalization of the payment system using QRIS, and ended with a post-test and a question and answer session. The material presented included the basic concepts of FinTech, types of digital financial services, digital security, and the benefits and risks of using financial technology. The community showed high enthusiasm, as evidenced by active participation in the discussion and increased understanding based on the results of the post-test evaluation. This PKM activity has a positive impact in raising public awareness and readiness to face the increasingly rapid digital transformation in the financial sector in the future. As a follow-up, the community is expected to be able to learn and utilize FinTech wisely in everyday life, especially in digital transactions and personal financial management.
Strategi Optimalisasi Agen Brilink Sebagai Upaya  Untuk Mendorong Financial Inclusion   Pada  PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.  Unit Oebobo: PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Oebobo Alexsy Poyk
Jurnal Akub Effata Vol 2 No 1 (2024): AKUB Effata Journal
Publisher : Akademi Keuangan dan Perbankan Effata Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi ini sistem sektor keuangan memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mencapai inklusi keuangan yang merata seperti pembukaan rekening, kredit, asuransi masih terbatas terutama di daerah terpencil. Penelitian ini dilakukan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Oebobo, merupakan salah satu bank rakyat milik pemerintah terbesar di Indonesia. Penelitian ini berjudul “ Strategi Optimalisasi Agen BRILink sebagai upaya untuk mendorong financial inclusion pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Oebobo”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan untuk mengoptimalisasikan agen BRILink sebagai upaya untuk mendorong financial inclusion. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk a) mengetahui strategi apa yang dapat digunakan untuk mengoptimalisasikan agen BRILInk b) membantu perusahaan untuk mengetahui strategi yang dapat digunakan untuk mengoptimalisasikan agen BRILink c) mampu memeberikan nilai positif terhadapat civitas Akademi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan paper ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menjelaskan mengenai strategi yang digunakan untuk mengoptimalisasikan agen BRILink. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada strategi yang dapat digunakan dalam mengoptimalisasikan agen BRILink sebagai upaya untuk mendorong financial inclusion yaitu menyediakan jasa dan produk yang sesuai, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai layanan keuangan, meningkatkan akses masyarakat ke layanan keuangan, memperkuat sinergi antar bank , lembaga keuangan mikro, dan lembaga keuangan bukan bank, serta mengoptimalisasikan peran teknologi.
Analisis Trend Jumlah Dana dan Jumlah Nasabah Kredit Modal Kerja PadaPT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Unit Oesao Elexsi Poyk; Ridho Erlandi Masus
Jurnal Akub Effata Vol 1 No 2 (2025): Jurnal AEJ - Akub Effata Jurnal
Publisher : Akademi Keuangan dan Perbankan Effata Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Trend jumlah dana yang dihimpun dan jumlah nasabah kredit modal kerja pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Unit Oesao selama periode 2021-2024. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya peran perbankan, Khususnya dalam mengelola Dana Pihak Ketiga dan menyalurkan kredit modal kerja sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis Trend garis lurus (Least Square Method). Data yang digunakan diperoleh dari laporan internal BRI Unit Oesao dan dianalisis untuk melihat kecenderungan naik atau turunnya data dari tahun ke tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah dana yang dihimpun mengalami peningkatan positif setiap tahun. Nilai a sebesar Rp43.915.532.992,25 dan Nilai b sebesar Rp3.211.504.176,25 menunjukan rata-rata kenaikan tahunan sebesar Rp3,211.502.176,25. Sementara itu, jumlah nasabah kredit modal kerja juga mengalami pertumbuhan dengan nilai a sebesar 1.740 orang dan nilai b sebesar 110,7 orang, yang berarti terdapat kenaikan rata-rata sekitar 110 orang nasabah per tahun. Peningkatan ini menunjukan efektivitas kinerja BRI Unit Oesao dalam menghimpun dana dan menyalurkan kredit produktif secara berkelanjutan. Temuan ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap BRI sebagai lembaga keuangan, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung inklusi Keuangan di wilayah Kupang.