Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PRODUK MADU HUTAN SUMBAWA: (Studi Kasus Pada OMG di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa) Fina Rohadatul Aisy; Samuyus Nealma
The Journal of Teknologi Pangan Vol 3 No 1 (2022): Food Innovation, Hazard and Agro-industry Development
Publisher : Faculty of Agricultural Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah wirausaha di Indonesia masih relatif sedikit dibanding negara tetangga dan mutunya masih belum bisa dikatakan hebat, kurangnya kepedulian suatu usaha untuk mengamati kelayakan usaha yang dijalani dengan mengunakan studi kelayakn bisnis menjadi salah satu faktornya. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha produk Madu Hutan Sumbawa milik UMKM OMG di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Uji kelayakan usaha yang di lakukan, ditinjau dari dua klasifikasi kelayakan usaha, aspek non finansial meliputi beberapa cabang aspek didalamnya, diantarannya, aspek hukum, aspek teknis, aspek manajemen, dan aspek pasar, Serta aspek finansial yang dianalisis dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C Ratio, Gross B/C Ratio dan Payback Period (PP). Hasil penelitian yang didapat menunjukan bahwa : (1) Ditinjau dari aspek hukum, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG belum layak untuk dijalankan, (2) Ditinjau dari aspek teknis, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan, (3) Ditinjau dari aspek manajemen, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan, (4) Ditinjau dari aspek pasar, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan, dan (5) Ditinjau dari aspek finansial, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan. Kata Kunci: Aspek finansial, Aspek nonfinansial, Kelayakan usaha, Usaha Madu Hutan Sumbawa
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PRODUK MADU HUTAN SUMBAWA: (Studi Kasus Pada OMG di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa) Fina Rohadatul Aisy; Samuyus Nealma
The Journal of Teknologi Pangan Vol 3 No 1 (2022): Food Innovation, Hazard and Agro-industry Development
Publisher : Faculty of Agriculture Science & Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah wirausaha di Indonesia masih relatif sedikit dibanding negara tetangga dan mutunya masih belum bisa dikatakan hebat, kurangnya kepedulian suatu usaha untuk mengamati kelayakan usaha yang dijalani dengan mengunakan studi kelayakn bisnis menjadi salah satu faktornya. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha produk Madu Hutan Sumbawa milik UMKM OMG di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Uji kelayakan usaha yang di lakukan, ditinjau dari dua klasifikasi kelayakan usaha, aspek non finansial meliputi beberapa cabang aspek didalamnya, diantarannya, aspek hukum, aspek teknis, aspek manajemen, dan aspek pasar, Serta aspek finansial yang dianalisis dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C Ratio, Gross B/C Ratio dan Payback Period (PP). Hasil penelitian yang didapat menunjukan bahwa : (1) Ditinjau dari aspek hukum, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG belum layak untuk dijalankan, (2) Ditinjau dari aspek teknis, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan, (3) Ditinjau dari aspek manajemen, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan, (4) Ditinjau dari aspek pasar, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan, dan (5) Ditinjau dari aspek finansial, produk Madu Hutan Sumbawa UMKM OMG sangat layak untuk dijalankan. Kata Kunci: Aspek finansial, Aspek nonfinansial, Kelayakan usaha, Usaha Madu Hutan Sumbawa
Analysis of Briquette Characteristics with Variations in Raw Materials of Kapok Fruit Husk (Ceiba Pentandra) and Jatropha Fruit (Ceiba Pentandra) with Starch Adhesive Rani Husdiana; Devi Tanggasari; Samuyus Nealma
Protech Biosystems Journal Vol 5, No 1 (2025): Protech Biosystem Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/protech.v5i1.30014

Abstract

Natural resources in Indonesia are abundant, but some are not utilized properly, resulting in environmental pollution waste, such as kapok fruit husk and jatropha fruit. This waste can be innovatively processed into briquettes. This study aims to analyze the characteristics of briquettes made from kapok fruit husk and jatropha fruit using starch adhesive. An experimental method was used with variations in raw material composition: P1=(KK 45:BJ 45:PR 10), P2=(KK 60:BJ 30:PR 10), and P3=(KK 90:PR 10). The research design applied a Completely Randomized Design (CRD) to analyze significant data at a 0.05% level. The results showed that the lowest average moisture content was at P2 with a value of 1.69%, the lowest ash content was at P2 with a value of 9.10%, the lowest volatile matter content was at P3 with a value of 84.46%, the highest fixed carbon content was at P2 with a value of 4.80%, and the highest calorific value was at P3 with a value of 9,478%. The characteristics that meet the Indonesian National Standard (SNI No.1683-2021) are only moisture content and calorific value, with the standard requiring moisture content <8-10% and calorific value >6,000. These results indicate that briquettes can serve as an environmentally friendly alternative fuel with potential for further development.