Yosita Amelia
Institut Pendidikan Nusantara Global

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kebudayaan Dalam Pembentukan Kesadaran Sosial Dan Lingkungan Yosita Amelia
Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia
Publisher : Yayasan Azzuhri Lengkok Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v1i1.10

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali peran penting kebudayaan dalam pembentukan kesadaran sosial dan lingkungan di masyarakat. Dalam konteks yang semakin kompleks dan terhubung global saat ini, pemahaman akan hubungan antara kebudayaan, kesadaran sosial, dan lingkungan menjadi sangat relevan. Dengan mempelajari literatur yang relevan serta melibatkan analisis konsep-konsep kunci seperti budaya, kesadaran sosial, dan lingkungan, artikel ini menyimpulkan bahwa kebudayaan memiliki dampak signifikan pada bagaimana individu memandang diri mereka sendiri sebagai anggota masyarakat serta bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungannya. Melalui proses sosialisasi yang dilakukan oleh keluarga, sekolah, media massa, komunitas agama atau etnisitas tertentu, individu diperkenalkan kepada nilai-nilai budaya yang membentuk pola pikir dan perilaku mereka. Nilai-nilai tersebut dapat mencakup sikap peduli terhadap orang lain maupun alam sekitar. Selain itu, artikel ini menyoroti pengaruh media massa modern dalam membentuk persepsi publik tentang isu-isu sosial dan lingkungan. Media memiliki kemampuan untuk mendistribusikan pesan-pesan positif ataupun negatif tentang perlunya menjaga harmoni antara manusia dengan sesama manusia maupun alam sekitar. Dalam rangka meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan melalui kebudayaan, artikel ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang holistik dan terintegrasi. Pendidikan formal dan informal harus memainkan peran penting dalam mengajarkan nilai-nilai sosial serta etika lingkungan kepada generasi muda. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, organisasi non-pemerintah (LSM), dan masyarakat umum juga diperlukan untuk menciptakan program-program yang mendukung kesadaran sosial dan lingkungan melalui kegiatan budaya seperti seni rupa, musik, tarian tradisional, atau festival budaya lokal. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa kebudayaan memiliki peran krusial dalam membentuk kesadaran sosial dan lingkungan di masyarakat. Melalui pengenalan nilai-nilai budaya yang positif serta melibatkan berbagai pihak dalam upaya pembentukan kesadaran tersebut dapat meningkatkan pemeliharaan harmoni antara manusia dengan sesama manusia maupun alam sekitar.