Penelitian ini mengkaji tentang bentuk pelaksanaan tradisi munggah kap dalam pembangunan rumah baru yang dilakukan oleh masyarakat jawa Desa Sei Merbau Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun yang didalamnya terkandung simbol dan makna bagi masyarakat tersebut. Tujuan dari adanya penelitian ini ialah untuk mengetahui serta menjelaskan proses pelaksanaan munggah kap, mengetahui tentang simbol dan makna munggah kap dalam pembangunan rumah baru pada mayarakat jawa di desa Sei Merbau Kecamatan Ujung Padang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode etnografi. Karena penelitian ini membahas tentang masalah budaya yang ada pada masyarakat Desa Sei Merbau Kecamatan Ujung Padang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses tradisi mungkap kap dalam pembangunan rumah baru pada masyarakat jawa ialah dimulai dengan menentukan hari apa yang baik, kemudian mempersiapkan sesajen, dan terdapat simbol ataupun jenis-jenis sesajen yang digunakan seperti kain mori (bendera merah putih), pisang, padi, jagung, dan kelapa, yang mana dari kelima jenis sesajen yang digunakan memiliki makna tersendiri bagi masyarakat jawa. Pada kegiatan tradisi munggah kap tersebut ialah untuk meminta ketenangan dan ketentraman yang memiliki makna tersendiri bagi pemilik rumah baru pada masyarakat jawa di desa Sei Merbau Kecamatan Ujung Padang.