Ahmad Hisyam
Pendidikan Agama Islam, STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Reward and Punishment dalam Mengoptimalkan Motivasi Belajar Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari Malang Ahmad Hisyam; Siti Mutholingah
Journal Islamic Studies Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v4i2.2031

Abstract

Rendahnya motivasi belajar merupakan sesuatu yang akan berdampak buruk pada kualitas belajar seseorang. buruknya kualitas belajar seseorang akan memengaruhi proses belajarnya dan target yang ingin diraihnya. Dengan menggunakan metode pembelajaran Reward and Punishment santri bisa memaksimalkan materi pembelajaran sebelum dan sesudah proses belajar berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan bagaimana penggunaan reward and punishment di Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari dan 2) mendeskripsikan bagaimana hasil penggunaan reward and punishment dalam mengoptimalkan motivasi belajar santri di Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Penggunaan reward and punishment di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari sudah terlaksana dengan baik, hanya saja pada sistem reward masih belum dimaksimalkan. Punishment lebih diutamakan karena dapat memberikan pengaruh secara psikologi terhadap tingkah laku anak didik agar dapat segera melakukan perubahan sikap pada dirinya. Dan 2) hasil penggunaan reward and punishment di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari adalah optimalnya motivasi belajar santri dan berkembangnya inovasi para pengajarnya. Keefektifan penggunaan reward and punishment menjadikan santri belajar dengan baik dan taat terhadap peraturan pembelajaran.