Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiko Lingkungan pada Operasi Pipa Transmisi Gas Onshore Sumatera di Pangkalan Kerinci Hudhri Akbar; Muhammad Fauzi; Fakhri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1101

Abstract

Risiko adalah probabilitas dari suatu peristiwa yang bisa menyebabkan kerugian atau kegagalan atau potensi gagal. Sedangkan secara umum risiko adalah karakteristik dan kelompok yang akan menimbulkan potensi kerugian. Gas bumi adalah sumber energi ramah lingkungan yang populer digunakan secara global. Pendistribusian gas bumi dilakukan melalui jaringan pipa (pipeline), yang merupakan teknologi efisien dan hemat biaya untuk mengalirkan fluida dalam jumlah besar dan jarak jauh. Namun, penyaluran gas bumi melalui pipa juga memiliki potensi bahaya dan resiko tinggi karena sifat gas yang mudah terbakar. Pada Penelitian ini menggunakan metode dari W Kent Muhlbeur yang diambil dari buku nya yaitu Pipeline Risk Assesment. Adapun indeks yang dinilai adalah kesalahan pihak ketiga, indeks korosi, kondisi geohazard erosi dan banjir serta kesalahan desain operasi. Setelah pemberian skor indeks maka dilakukan pemetaan dengan metode matrik 5x5 sehingga jaringan pipa bisa dibedakan menjadi high risk (critical), medium high risk (unaccaptable), medium risk (tolerable) dan low risk (accaptable). Dari hasil penelitian sepanjang 18 km dan setelah dilakukan pemetaan section yang di kategorikan medium risk.
PEMANFAATAN SPENT BLEACHING EARTH (SBE) YANG TELAH DIEKSTRAKSI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PEMBUATAN BATU BATA DENGAN VARIASI 0%, 30%, 40%, 50%, dan 60%. Kelvin Ananda; Fakhri; Azhari; Andre Novan; Ermiyati
Jurnal Vokasi Manajemen Dan Rekayasa Infrastruktur Sipil Vol. 2 No. 2 (2025): JULI - DESEMBER 2025
Publisher : Teknik Sipil Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jvmatriks.v2i2.41

Abstract

This study aims to utilize extracted Spent Bleaching Earth (SBE) waste as an additive material in the production of clay bricks. SBE waste is a by-product of the palm oil bleaching process, which is abundantly available and has the potential to cause environmental pollution if not properly managed. The variations of SBE content used in this research were 0%, 30%, 40%, 50%, and 60% of the total clay weight. Tests were conducted on the physical appearance, dimensions, porosity, and compressive strength of the resulting bricks. The results showed that the addition of SBE waste affected the color and surface texture of the bricks, where higher SBE content tended to decrease visual quality. The volume shrinkage values ranged from 35.24% to 39.34%, which still met the requirements of SNI 15-2094-2000. However, the compressive strength test results indicated a decrease as the SBE percentage increased, with the highest value of 2.70 MPa and the lowest of 1.76 MPa, both below the minimum SNI standard of 5 MPa (Class III). Overall, SBE waste can be utilized up to a 30% variation as an alternative additive material in brick production, but further optimization is required by reducing the mixture variation to meet the structural strength standards.