Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENURUNAN ELDER ABUSE MELALUI TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA Chindy Maria Orizani; Mega Putri Ayu Lestari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v8i2.82

Abstract

Masalah yang umum terjadi pada lansia yaitu adanya gangguan kognitif, isolasi sosial, atau adanya ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga lansia merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap elder abuse. Salah satu tindakan kekerasan pada lansia adalah perlakuan yang salah (neglected), istilah yang sering kita dengar adalah elder mistreatment kadang juga kita sebut abuse of the elderly. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi psikoedukasi keluarga terhadap elder abuse di RT 01 RW 05 Penanggungan Kelurahan Petemon Kecamatan Sawahan Surabaya. Penelitian ini menggunakan praeksperimental dengan one group pretest-postest design dengan sampel berjumlah 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Terapi Psikoedukasi Keluarga dan variabel dependennya adalah penurunan Elder abuse. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar Satuan Acara Kegiatan untuk Terapi Psikoedukasi Keluarga dan lembar kuesioner Elder Abuse yaitu Hwalek Sengstock Elder Abuse Screening Tool (HSEAST). Data dianalisis dengan menggunakan uji Mc Nemar dan didapatkan nilai ?=0,000 (? < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara terapi psikoedukasi keluarga dengan elder abuse. Terapi Psikoedukasi dapat dilakukan untuk mengurangi elder abuse yang terjadi terutama pada lansia.
Studi Kasus Evaluasi Tata Kelola Data Kesehatan Rumah Sakit Surabaya Chindy Maria Orizani; Siti Nur Qomariah; Deanova Nayla Andini; Zammira Andiah Putri
Journal of Health Management Research Vol 5 No 1 (2026): Journal of Health Management Research
Publisher : Unit Penelitian & Pengabdian Masyarakat STIKes Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/jhmr.v5i1.692

Abstract

Background: The largest producers of clinical and administrative health data are hospitals. There are issues with data integrity and quality when hospitals reuse their health data. These issues increase healthcare costs, lead to mistakes in patient care, and take up a significant amount of time for hospital IT staff to extract and synchronize data. Aims: Hospitals can enhance patient safety, boost health sector research, create policies, safeguard data and information assets, and develop procedures and accountability for data and information management by putting health data governance into practice. Only a few nations, meanwhile, are able to establish health data governance in hospitals. Methods: This study is qualitative research with a single case study. The data was taken from the Private Hospitals in Surabaya from June 2022 until December 2023. We used semi-structured interviews with IT and hospital management. There are 20 people as our interviewees. We used thematic analysis. Data governance domain areas are used in our initial code, and we continue to open coding to find the meaning of the interviewee’s statement. The axial code was performed to get critical problem-related health data in the hospital. Results: . Our problem identification yielded six topics. The topics included missing information, inaccurate information, redundant information, inadequate documentation, problems with data discoverability, and a lack of ethical concern in data access. Next, we mapped the issue to the data governance domain. Conclusion: According to this study, data quality management, metadata management, and data security management were the domain areas most necessary for health data governance.