Ahmad Thoriq Akhsan Ramdhani
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Religious Harmony in Urban Communities Post Toa Regulation: A Case Study in Yogyakarta City Ahmad Thoriq Akhsan Ramdhani; Budiman Yunus; Azhari Maulana; Andhika Gilang Prayoga
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v7i2.10753

Abstract

This journal will present various perspectives from the general public, mosque officials, and community leaders in Yogyakarta, responding to the loudspeaker regulations issued by the Ministry of Religion through Circular Letter Number 05 of 2022, which outlines the Guidelines for the Use of Loudspeakers in Mosques and Mushalas. This research was conducted using descriptive qualitative analysis through observations and interviews. The study's findings will be elaborated in detail, discussing arguments presented by respondents from both the Muslim community and other religious groups. By thoroughly and clearly examining the diverse responses to this issue and including fundamental arguments, this research aims to serve as a reference for future scholars. The differing opinions presented here serve as a valuable knowledge base, contributing to the methods and strategies for resolving the ongoing debate. This empirical data in the form of opinions can be utilized as a reference in guiding policy actions and other empowerment initiatives, including awareness and outreach programs.
Peran Dinas Sosial DIY dalam Memperbaiki Kesejahteraan Manusia Silver di Yogyakarta A.Indri Wahyuni; Syamraeni Syamraeni; Novinta Sari; Andira Nurqalbi; Ahmad Thoriq Akhsan Ramdhani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i5.819

Abstract

Keberadaan manusia silver di banyak titik persimpangan lampu merah Yogyakarta merupakan salah satu bentuk fenomena sosial yang menandakan adanya ketimpangan kesejahteraan sosial dan ekonomi. Dalam hal ini, Dinas Sosial sebagai instansi pemerintah memiliki peran dan tanggung jawab dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran Dinas Sosial DIY dalam memperbaiki kesejahteraan manusia silver di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil dari peneltian ini adalah menunjukkan bahwa faktor ekonomi, seperti kebutuhan dasar yang meningkat dan keterbatasan lapangan kerja, serta faktor keluarga, menjadi pendorong utama seseorang memilih menjadi manusia silver dan  upaya yang dilakukan Dinas Sosial DIY sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial yaitu melalui kegiatan assesment camp dimana manusia silver mendapat rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial. Data numerik terkait penertiban dan asesmen program juga disajikan untuk memberikan gambaran kuantitatif. Analisis mendalam mengungkapkan bahwa meskipun program-program Dinas Sosial telah sejalan dengan kerangka hukum, efektivitasnya masih terhambat oleh beberapa faktor kunci. Ini termasuk disparitas signifikan dalam potensi pendapatan manusia silver di jalanan dibandingkan dengan alternatif pekerjaan formal, tingginya mobilitas individu yang menyulitkan pelacakan dan intervensi berkelanjutan, serta tantangan implementasi kebijakan seperti kurangnya aturan teknis yang jelas dan peran masyarakat dalam memperpetuasi fenomena ini melalui pemberian uang. Upaya Dinas Sosial DIY dalam penanganan manusia silver telah sesuai dengan mandat hukum, namun untuk mencapai peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan, diperlukan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada rehabilitasi individu tetapi juga mengatasi akar masalah ekonomi dan tantangan implementasi kebijakan yang kompleks.
Religious Harmony in Urban Communities Post Toa Regulation: A Case Study in Yogyakarta City Ahmad Thoriq Akhsan Ramdhani; Budiman Yunus; Azhari Maulana; Andhika Gilang Prayoga
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v7i2.10753

Abstract

This journal will present various perspectives from the general public, mosque officials, and community leaders in Yogyakarta, responding to the loudspeaker regulations issued by the Ministry of Religion through Circular Letter Number 05 of 2022, which outlines the Guidelines for the Use of Loudspeakers in Mosques and Mushalas. This research was conducted using descriptive qualitative analysis through observations and interviews. The study's findings will be elaborated in detail, discussing arguments presented by respondents from both the Muslim community and other religious groups. By thoroughly and clearly examining the diverse responses to this issue and including fundamental arguments, this research aims to serve as a reference for future scholars. The differing opinions presented here serve as a valuable knowledge base, contributing to the methods and strategies for resolving the ongoing debate. This empirical data in the form of opinions can be utilized as a reference in guiding policy actions and other empowerment initiatives, including awareness and outreach programs.