Muhamad Hamdan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Moderasi Beragama: Internalisasi Nilai-Nilai Multikulturalisme dan Toleransi Beragama di Sekolah Menengah Pertama Muhamad Hamdan; Siti Nurzana; Hasanuddin Munthe; Meyniar Albina
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai multikulturalisme dan toleransi beragama di lingkungan sekolah, mengidentifikasi faktor penghambat, serta mencari solusi atas hambatan tersebut Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan informan penelitian guru dan siswa. Penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikulturalisme dan toleransi beragama diinternalisasikan melalui pembelajaran agama yang sesuai keyakinan siswa, kegiatan lintas agama seperti pemberian salam dan kerja sama dalam kebersihan lingkungan, serta kebijakan khusus, seperti penutupan kantin selama Ramadan. Faktor penghambat dalam implementasi nilai-nilai ini mencakup kekurangan guru agama yang kompeten, rendahnya kesadaran siswa dalam memperdalam nilai agama, serta keterbatasan sarana prasarana. Solusi yang diusulkan meliputi optimalisasi fasilitas yang ada, peningkatan kegiatan keagamaan yang inklusif, dan kerja sama dengan orang tua untuk mendukung pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sekolah dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat moderasi beragama melalui pengintegrasian nilai-nilai multikulturalisme dalam pembelajaran, kegiatan sosial, dan kebijakan pendidikan. Dengan upaya ini, SMP Negeri 9 Kota Binjai mampu membentuk generasi muda yang toleran, menghargai keberagaman, dan siap hidup harmonis dalam masyarakat multikultural.