Penggunaan pose tangan merupakan salah satu solusi untuk memenuhikebutuhan manusia dalam interaksi manusia dan komputer (Computer HumanInteraction) yang lebih intuitif, cepat, dan sejalan dengan fungsi natural anggota tubuhmanusia. Tangan dapat menghasilkan beragam pose untuk mengontrol suatu kondisii.Hal inilah yang mendorong penulis untuk mengangkat topik permasalahan ini menjadipenelitian dalam tugas akhir ini mengenai pengenalan isyarat tangan. Peneliti akan lebihfokus pada input dinamis dalam ruang lingkup pada pendekteksian ujung-ujung jari darihasil segmentasi tangan. Variabel yang merupakan tahapan pemrosesan pada program aplikasi sebagaiperangkat dalam penelitian terdiri dari segmentasi pada obyek tangan sebagaiforeground. Tahap berikutnya adalah deteksi kontur obyek tangan untuk prosesmenghitung jumlah titik tertinggi yang menentukan kondisi isyarat tangan yang terbukadan tertutup. Pose tangan frontal dan berhadap-hadapan pada lock area tidak tepat menghasilkansegmentasi obyek isyarat tangan dengan pose tangan terbalik, dari samping kiri dankanan, dengan dua tangan dan pose tangan tidak frontal menghadap miring padakamera. Sedangkan pose tangan teoat menghasilkan segmen obyek isyarat tangandengan pose frontal (berhadap-hadapan) tegak lurus dan terbalik menghadap kamera.Pengenalan isyarat tangan dapat mengenali pose jari terbuka dan tidak mampumenghitung ujung jari yang terbuka dalam pose jari yang rapat. Pengenalan isyarattangan efektif dengan pose jari terbuka dengan isyarat jari dua, tiga, empat dan lima jarisedangkan pose satu jari dikenali dalam isyarat tangan tertutup. Pengenalan isyarattangan yang tepat dalam segmentassi tangan dengan jari tidak rapat telah berhasilmengenali pose tangan terbuka dan tertutup.