ABSTRAKBanyak anak yang tidak mampu putus sekolah karena tidak mempunyai biaya. Dengan banyaknya anak yang putus sekolah maka untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka dan demokratis tidak akan terwujud.Agar anak yang tidak mampu tetap bisa bersekolah maka di sekolah perlu adanya beasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa para siswa harus memenuhi beberapa kriteria tertentu yang nantinya dipakai menentukan apakah siswa tersebut layak mendapatkan beasiswa atau tidak. Adapun kriteria yang ditetapkan adalah nilai rapot, penghasilan orang tua, jumlah tanggungan orang tua, tagihan rekening air, dan tagihan rekening listrik. Untuk itu diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan.Kata Kunci : SPK, beasiswa, kriteriaABSTRACTMany poor children drop out of school because they do not have money. Because of the number of children who dropped of school, creating intelligent life, peaceful, open and democratic will not be realized.That poor children be able to go to school need scholarships. To get a scholarship, the student must meet certain criteria that will be used to determine whether the student is deserving of a scholarship or not. The criteria sets are grade report, parent income, number of relativesfrom parents, water bill and electricity bill. Those criterias are requied for Decision Support System (DSS) to take into account all the criteria in order to assist, accelerate and simplify the decision making process.Keywords: DSS, scholarships, criteria