Herda Sabriyah Dara Kospa
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Indo Global Mandiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Gebyar GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Di Kelurahan 30 Ilir Palembang Herda Sabriyah Dara Kospa
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1021

Abstract

Permasalahan kesehatan yang umumnya dihadapi saat ini merupakan akibat dari pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Oleh sebab itu, terdapat urgensi untuk melakukan tindakan promotif dan preventif, tidak hanya mengandalkan sektor kesehatan saja, tetapi dibutuhkan dukungan semua sektor demi terciptanya masyarakat yang produktif dan sejahtera. Kawasan Kelurahan 30 Ilir terletak di bantaran Sungai Musi yang padat penduduk, serta termasuk salah satu wilayah penanganan permukiman kumuh Kota Palembang. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang upaya meningkatkan pola hidup sehat dan meninggalkan perilaku tidak sehat di masyarakat. Selain itu, melalui program ini berupaya untuk mendorong masyarakat untuk secara rutin menyelenggarakan kegiatan fisik dan menggalakkan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di lingkungan tempat tinggal sebagai langkah preventif pencegahan penularan penyakit. Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga tentang penerapan pola hidup sehat, program Gebyar Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dilakukan dengan mengadakan rangkaian aktivitas fisik, yaitu senam pagi bersama, dilanjutkan dengan kegiatan kerja bakti mengumpulkan sampah di lingkungan sekitar rumah, serta dilakukan penyuluhan tentang GERMAS menggunakan media poster. Seluruh peserta berperan aktif dan memiliki antusias yang tinggi selama mengikuti kegiatan ini. Melalui PKM ini telah berhasil mendorong mitra untuk berkomitmen rutin melakukan kegiatan fisik sebagai salah satu program GERMAS dimana peserta setiap minggunya menyelenggarakan senam pagi bersama dan mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar
Pemetaan Potensi Masalah Dan Sebaran Sarana Prasarana Berbasis Data Spasial Desa Sungsang IV Herda Sabriyah Dara Kospa; Al Shida Natul
AKM Vol 5 No 1 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i1.1132

Abstract

PKM pemetaan potensi masalah dan sebaran sarana prasarana ini merupakan upaya untuk melengkapi inventarisasi data geospasial berupa peta sarana prasarana eksisting di Desa Sungsang IV yang penting sebagai dasar acuan dalam rencana pembangunan desa. Tidak tersedianya data sebaran sarana prasarana terkini melatarbelakangi dilakukannya kegiatan PKM ini. Tujuan PKM adalah menemukenali potensi masalah, serta sebaran sarana prasarana desa, seperti sarana kesehatan, pendidikan dan jaringan jalan yang selanjutnya disajikan dalam bentuk peta berbasis data spasial. Terdapat beberapa tahapan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu tahap survei pendahuluan, sosialisasi dan FGD, survei utama, analisis dan pengolahan data menjadi peta menggunakan aplikasi ArcGIS 13, dan evaluasi. Output dari kegiatan ini adalah tersedianya data spasial terkait potensi masalah dan sebaran sarana prasarana Desa Sungsang IV yang dilengkapi dengan foto deskripsi dan peta. Mitra pengabdian terlibat aktif dalam program ini dengan memberikan kemudahan akses dan pendampingan selama melakukan survei lapangan. Hasil evaluasi kegiatan ini melalui kuesioner sebelum dan setelah pelaksaan program menunjukkan semua partisipan setuju tentang kebermanfaatan kegiatan pemetaan. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran mitra tentang pentingnya pemetaan potensi masalah dan sebaran sarpras desa. Kegiatan ini diharapkan dapat digunakan oleh aparat pemerintahan setempat sebagai acuan dalam pembuatan kebijakan rencana pembangunan desa di masa mendatang.